Bukan Puan atau Ganjar, Pengamat Top Ini Jagokan Sosok Ini jadi Capres PDIP

Abadikini.com, JAKARTA- Nama Ganjar Pranowo dan Puan Maharani mencuat usai kisruh internal PDIP yang dipicu tidak diundangnya Ganjar dalam acara PDIP di Semarang, akhir pekan lalu.

Dari kubu Puan, Ganjar dianggap terlalu offside dan ambisius menjadi capres. Sedangkan PDIP sendiri hingga saat ini belum menentukan siapa kandidat yang mendapatkan mandat dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Disebut-sebut, putri mahkota Puan Maharani lah yang tengah digadang-gadang bakal disiapkan untuk meneruskan tongkat estafet sepeninggal Jokowi nantinya.

Di sisi lain, elektabilitas dan popularitas Ganjar Pranowo semakin moncer.

Gubernur Jawa Tengah itu bahkan bisa menyaingi Prabowo Subianto yang selalu ada di puncak daftar kandidat berdasarkan berbagai hasil survei.

Kondisi itu membuat pengamat politik dari Universitas Paramadina Jakarta, Hendri Satrio ikut angkat bicara.

Pria yang akrab disapa Hensat ini secara terang-terangan menjagokan sosok lain dari PDIP, selain Ganjar dan Puan. Alih-alih menyebut Megawati Soekarnoputri, nama yang disebutnya tidak lain adalah Budiman Sudjatmiko.

itu disampaikan Hensat melalui akun Twitter pribadinya, Selasa (25/5/2021).

“Setelah Mas Ganjar ditegur PDI Perjuangan saya mau gaungkan Mas @budimandjatmiko sebagai calon Presiden,” cuitnya

Menurutnya, sosok Budiman Sudjatmiko bisa disebandingkan dan memiliki karakter yang mirip dengan Puan Maharani

“Mas Budiman sesuai kriteria dari Mba’ Puan, suka turun ke masyarakat, bermedsos juga alakadar seperlunya. Ada yang mau ikutan?” sambungnya.

Dalam cuitan lainnya, pendiri Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (Kedai KOPI) ini mengisyaratkan bahwa Indonesia sejatinya memiliki banyak sekali kandidat capres

Menurutnya, sosok Budiman Sudjatmiko bisa disebandingkan dan memiliki karakter yang mirip dengan Puan Maharani

“Mas Budiman sesuai kriteria dari Mba’ Puan, suka turun ke masyarakat, bermedsos juga alakadar seperlunya. Ada yang mau ikutan?” sambungnya.

Dalam cuitan lainnya, pendiri Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (Kedai KOPI) ini mengisyaratkan bahwa Indonesia sejatinya memiliki banyak sekali kandidat capres.

“Ya kan calon Presiden gak cuma Ganjar, calon lainnya kan masih banyak,” tuturnya.

Ia menilai, semakin banyak kandidat yang maju, akan semakin memberikan warna dan pilihan.

“Jadi kalo Ganjar bisa nyalon ya bagus, kalo gak bisa nyalon ya gak apa-apa, Indonesia gak pernah kekurangan pemimpin kok,” tandasnya.

Ganjar Dikepung

Banyak yang menilai Ganjar Pranowo saat ini dalam posisi sulit dan terjepit di PDIP. Sebagai kader, Ganjar seperti tengah ‘dikotak’ oleh elite PDIP.

Dalam berbagai hasil lembaga survei, nama Gubernur Jawa Tengah itu menjadi salah satu yang cukup moncer.

Bahkan, Ganjar pun menjadi salah satu nama kandidat capres yang bisa bersaing dengan Prabowo Subianto yang ada di posisi teratas.

Tak heran, banyak pihak yang menempatkan Ganjar Pranowo sebagai salah satu kandidat potensial capres 2024.

Sayangnya, ia sepertinya tak mendapat ‘restu’ dari PDIP yang disebut-sebut tengah mempersiapkan ‘putri mahkota’ Puan Maharani.

Baca Juga

Berita Terkait
Close
Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker