Trending Topik

Pakar Penyakit Menular AS Sarankan India Lockdown Nasional tekan Covid-19, PM Modi Malah Ogah

Abadikini.com, JAKARTA – Pakar penyakit menular asal negara Amerika Serikat (AS) dr. Anthony Fauci, menyarankan PM India Narendra Damodardas Modi melakukan penguncian wilayah (lockdown) secara nasional selama beberapa pekan. Hal itu dilakukan guna menekan lonjakan kasus infeksi virus corona (Covid-19).

Menurutnya, pemerintah berupaya mendapatkan oksigen, obat-obatan dan alat pelindung dalam waktu sepat itu bagus, tapi lebih bagus lagi melakukan lockdown nasional.

“Saya pikir hal terpenting dalam waktu dekat adalah mendapatkan oksigen, mendapatkan persediaan, mendapatkan obat, mendapatkan Alat Pelindung Diri, hal-hal semacam itu. Namun, salah satu hal yang harus segera dilakukan adalah melakukan lockdown nasional,” kata Fauci dalam sebuah wawancara yang dilansir surat kabar Indian Express dan dikutip AFP, Senin (3/5/2021).

Jika melakukan lockdown, lanjut Fauci menuturkan, India tidak perlu menutup pembatasan selama enam bulan. Menurut dia India bisa melakukan penguncian sementara untuk mengakhiri siklus penularan.

“Tidak ada yang suka mengunci negara. Namun jika Anda melakukannya hanya untuk beberapa pekan, Anda bisa memiliki dampak signifikan atas wabah ini,” ujar Fauci.

Pada Sabtu (1/5) pekan lalu, India mencatat lebih dari 400 ribu kasus infeksi harian corona. Selama April, negara yang dipimpin Perdana Menteri Narendra Modi itu melaporkan lebih dari tujuh juta kasus Covid-19.Lonjakan kasus infeksi itu membebani fasilitas kesehatan India di berbagai wilayah.

Meski lonjakan kasus terus meningkat, Modi menolak memberlakukan lockdown nasional. Berkaca dari pengalaman yang lalu, bagi dia dampak dari lockdown nasional menyebabkan penderitaan terhadap penduduk dan memukul perekonomian sebagaimana terjadi pada tahun lalu.

Baca Juga

Back to top button