Bupati Tolitoli Amran H Yahya: Agama Harus Menjadi Dasar Bagi Setiap Pemimpin

Abadikini.com, TOLITOLI – Bupati Tolitoli Amran Hi. Yahya bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tolitoli Ny Sriyanti Amran, mengikuti peringatan Isra Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW Tahun 1442 Hijiriyah yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kecamatan Dampal Utara bersama Majelis Ta’lim Dampal Utara pada, Minggu(4/4/2021) malam lalu.

Kegiatan yang digelar di Pelabuhan Perikanan Desa Ogotua itu juga turut dihadiri oleh sejumlah Pejabat Pemerintah Daerah, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan, seluruh Kepala Desa serta beberapa tokoh formal dan informal di Kecamatan Dampal Utara.

Bupati Amran Hi. Yahya mengaku dirinya sejak dilantik sebagai bupati jadi jarang istirahat, karena senantiasa ingin bekerja untuk membangun Tolitoli ke arah yang lebih baik.

Untuk itu Bupati dari kader Partai Bulan Bintang (PBB) ini meminta dukungan seluruh masyarakat dengan membudayakan semangat gotong royong untuk menjadikan Tolitoli lebih mandiri dan sejahtera dimasa mendatang.

“Saya diberikan kepercayaan oleh masyarakat untuk membangun Tolitoli kedepan, sehingga tanggung jawab itu harus saya pikul dan akan saya laksanakan dengan sebaik-baiknya,” kata Amran seperti dikutip tolitolikab.go.id, Jumat (9/4/2021).

Amran menegaskan sebagai ummat Rasulullah SAW, momentum peringatan Isra Miraj ini diharapkan dapat lebih meningkatkan silaturrahmi. Silaturrahmi yang terbangun di tengah keberagaman etnis dan budaya terutama dalam menjaga tri kerukunan, akan dapat diraih kemenangan sejati.

“Peringatan Isra Miraj ini merupakan perwujudan rasa syukur kita kepada Allah SWT yang senantiasa menganugerahkan berbagai nikmat kepada kita sekalian serta yang paling utama adalah sikap dan perilaku Nabi Muhammad SAW harus dijadikan suri tauladan bagi kita semua,” harapnya.

Ia menambhakan, sebagai Muslim Kita juga harus tetap Istiqamah, mengikat diri terhadap ajaran Islam yang utuh, menyempurnakan akhlak dengan menjabarkan dan merespon pesan dan nilai Islam ke dalam seluruh aspek kehidupan sehingga kita tidak terjebak pada kegiatan seremonial tanpa berimplikasi terhadap terjadinya perubahan fundamental dalam kehidupan kita ke arah yang lebih baik.

“Agama harus menjadi dasar bagi setiap pemimpin. Pemimpin harus mengutamakan, membela dan mendahulukan kepentingan umat, menegakkan keadilan, melaksanakan syari’at, berjuang menghilangkan segala bentuk kemunkaran, kekufuran, kekacauan, dan fitnah, tegas Amran.

Baca Juga

Back to top button