Kepala Daerah Solok Tolak Mobil Dinas Baru, Uangnya Bisa Bangun Jalan Muaro Paneh

Abadikini.com, AROSUKA – Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Solok terpilih Epyardi Asda dan Jon Firman Pandu dilaporkan menolak tawaran mobil baru seharga Rp.1,5 Miliar. Dilansir dari Hantaran.co, selain merasa belum berbuat untuk konstituennya di Solok, pasangan kepala daerah itu beralasan saat ini masyarakat sedang susah akibat pandemi yang tak kunjung usai, karenanya mereka merasa kurang pantas menerima mobil dinas baru meskipun sudah di anggarkan dalam APBD 2020.

Baca Juga

Aksi penolakan mobil dinas baru dari keduanya mendapat sambutan positif dari warga dan nettizen. Salah satunya, datang dari akun facebook Fitra Pinokio , ia berpendapat kalau uang sebesar Rp. 1,5 Miliar itu bisa digunakan untuk mengecor jalan di Ibukota Kecamatan Bukit Sundi, Muaro Paneh. “1,5 M itu bisa ngecor jalan di Ibukota Kecamatan Bukit Sundi mah TuanQ…. terimakasih,”tulis pemilik akun facebook Fitra Pinokio, hari ini dengan menyelipkan tagar #ditunggu1,5M dan tagar #perbaikanjalan serta tagar #mimpikah.

Ketika berita ini ditulis, belum ada satupun komentar yang muncul dikiriman itu. Namun demikian, ketika Abadikini.com melihat jalan yang ditulisnya memang tampak sudah sangat parah, jalan utama itu dipenuhi lubang menganga yang apabila musim kemarau dapat mencemari udara sekitar akibat debu yang beterbangan kesana kemari. Sementara, jika musim hujan tiba jalan itu dipenuhi air. Pengguna jalan harus waspada jika tak mau celaka ketika melintasi kawasan ini.

Baca Juga

Berita Terkait
Close
Back to top button