Trending Topik

Usai Diuji Coba pada Babi, Israel Berhasil Temukan Tablet Vaksin Covid-19

Abadikini.com, JAKARTA – Oramed Pharmaceuticals Inc berhasil mengembangkan vaksin Covid-19 berbentuk tablet.

Perusahaan asal Israel itu telah membuktikan melalui uji coba pada seekor babi. Dalam uji coba itu, babi yang telah diberi tablet vaksin Covid-19 berhasil menghasilkan antibodi.

Oramed telah menciptakan versi oral dosis tunggal dari vaksin prospektif yang dibuat oleh Premas Biotech yang berbasis di India.

Premas telah mengembangkan vaksin untuk virus corona sejak Maret, menurut Jerusalem Post.

Oramed mengatakan tahap klinis ini berdasarkan teknologi yang dikembangkan oleh Hadassah-University Medical Center di Yerusalem, yang akhir pekan lalu mengumumkan joint venture dengan Premas Biotech yang berbasis di India untuk mengembangkan vaksin oral baru.

Bersama-sama mereka membentuk perusahaan Oravax Medical Inc. Vaksin ini didasarkan pada teknologi pengiriman oral “POD” Oramed dan teknologi vaksin Premas, Jerusalem Post melaporkan.

Teknologi Oramed dapat digunakan untuk memberikan sejumlah terapi berbasis protein secara oral, yang tidak diberikan melalui suntikan. Oramed sedang menjalani uji klinis Fase III melalui Food and Drug Administration AS (BPOM AS) dari kapsul insulin oral untuk diabetes Tipe 1 dan Tipe 2.

“Jika orang dapat menelan pil vaksin di rumah alih-alih mengunjungi klinik, pemberian vaksin dapat dipercepat secara signifikan,” kata kepala ilmuwan perusahaan, Dr. Miriam Kidron, dikutip dari Times of Israel, Jumat (26/3/2021).

Kidron mengaku dirinya sangat bersemangat karena perusahaannya mungkin dapat membantu mengakhiri pandemi.

Teknologi Oramed dapat digunakan untuk memberikan sejumlah terapi berbasis protein secara oral, yang tidak diberikan melalui suntikan. Oramed sedang menjalani uji klinis Fase III melalui Food and Drug Administration AS (BPOM AS) dari kapsul insulin oral untuk diabetes Tipe 1 dan Tipe 2.

Ia berharap dapat segera memulai uji coba Tahap I, dan mengatakan vaksin tersebut dapat lolos regulasi dan siap digunakan dalam waktu enam bulan, jauh sebelum kebanyakan dokter di seluruh dunia mengharapkan vaksinasi global.

Teknologi Oramed dapat digunakan untuk memberikan sejumlah terapi berbasis protein secara oral, yang tidak diberikan melalui suntikan. Oramed sedang menjalani uji klinis Fase III melalui Food and Drug Administration AS (BPOM AS) dari kapsul insulin oral untuk diabetes Tipe 1 dan Tipe 2.

Baca Juga

Back to top button