Melintas di Solok, Ingat Pesan Kasatlantas Iptu Hidayanda Rizki Jika Tak Mau Celaka

Abadikini.com, AROSUKA – Kapolres Solok AKBP Azhar Nugroho melalui Kasatlantas Polres Solok Arosuka Iptu Hidayanda Rizki berpesan pada pengendara dan pengguna jalan agar mematuhi seluruh rambu-rambu lalu lintas yang ada demi keselamatan.

Kata Rizki, jalan dari Arosuka menuju Solok banyak tanjakan dan turunan yang dalam kondisi hujan sangat licin. Pengemudi kendaraan diharapkan memeriksa unit mereka sebelum mengemudi, hal itu sebagai langkah antisipasi mandiri dari pengemudi untuk keselamatan selama berkendara di jalan raya.

Kebanyakan pengendara mengalami kecelakaan lantaran jalan rusak, rem blong hingga kendaraan tak bisa dikendalikan, jalanan licin saat hujan dan berkendara dalam keadaan mengantuk, ada juga yang kurang perhatian terhadap kendaraan sehingga lupa memeriksa unit kendaraan yang hendak dikendarainya. Demikian ucap Iptu. Hidayanda Rizki saat dihubungi reporter Abadikini.com via Telepon, Senin (22/3/2021).

Menurut dia, tidak ada yang dapat mengira kapan kecelakaan itu terjadi sehingga langkah pencegahan dari dalam diri pengendara harus dilakukan. Kasatlantas yang khas dengan gaya anak muda itu tampak serius memaparkan beberapa penyebab kecelakaan yang terjadi diwilayah kerjanya meskipun bicara cuma melalui sambungan telepon.

Selain mengisahkan kecelakaan dan berpesan, Ia menganjurkan supaya pengendara dapat melengkapi seluruh surat-surat kendaraan dan kelengkapan dalam berkendara seperti membawa SIM, menggunakan helm bagi pemotor, mengenakan sabuk pengaman bagi pengemudi mobil atau truk dan selalu memeriksa kendaraan mereka sebelum berkendara, sebelum bepergian kemanapun tujuannya. Edukasi yang disampaikan kasatlantas itu semata-mata untuk keselamatan pengguna jalan umum.

Benar tidak ada yang bisa menduga kapan kecelakaan terjadi tapi tidak dengan alasan itu pula kita tidak mematuhi aturan lalu lintas. Keluarga kita mendoakan kita selamat pulang pergi hendaknya kita juga mawas diri dengan tetap mematuhi aturan dijalan raya,” ucapnya.

Ingat, kata rizki, dijalan umum itu tidak hanya ada mobil dan pengemudinya atau motor dengan pengendaranya tetapi juga ada pejalan kaki, penyandang disabilitas yang melintas, anak-anak dan lansia yang mungkin saja berjalan pelan. Mereka berhak atas jalan umum itu, pengemudi tidak selalu memikirkan keselamatannya dan penumpang saja tetapi juga pengguna jalan yang lain.

Back to top button