Perwira Angkatan Udara AS Ungkap Korut akan Uji Coba Rudal Antarbenua Baru

Abadikini.com, WASHINGTON – Kepala Komando Utara militer Amerika Serikat (AS)Jenderal Angkatan Udara Glen VanHerck membeberkan Korea Utara (Korut) mungkin akan memulai tes penerbangan rudal balistik antarbenua (ICBM) dengan desain yang lebih baik dalam waktu dekat. Pernyataan itu secara tajam meningkatkan ketegangan antara Pyongyang dan Washington.

VanHerck mengatakan kepada Komite Angkatan Bersenjata Senat bahwa, “ICBM itu jauh lebih besar dan mungkin lebih mampu yang dimiliki Pyongyang sehingga semakin meningkatkan ancaman terhadap Amerika Serikat.”

Meski begitu, dia menyatakan keyakinannya pada pertahanan rudal AS.

Jenderal AS itu juga menyatakan Kim melepaskan dirinya dari moratorium tes rudal lebih dari setahun yang lalu.

“Rezim Korea Utara juga telah mengindikasikan mereka tidak lagi terikat oleh moratorium tes nuklir dan ICBM sepihak yang diumumkan pada 2018, yang menunjukkan Kim Jong-un dapat memulai tes penerbangan dengan desain ICBM yang lebih baik dalam waktu dekat,” papar VanHerck dalam pernyataan tertulisnya.

Pernyataan VanHerck muncul berdasarkan parade ICBM terbesar yang digelar Korea Utara pada Oktober lalu dan bukan dari data intelijen spesifik tentang peluncuran yang akan segera terjadi.

Namun, pernyataannya muncul sehari sebelum perjalanan perdana Menteri Luar Negeri (Menlu) AS dan Menteri Pertahanan (Menhan) AS.

Perjalanan itu menggarisbawahi kekhawatiran AS bahwa Pyongyang dapat melanjutkan tes rudal dan senjata nuklir setelah jeda lebih dari tiga tahun.

Bahkan selama masa jeda tes rudal, Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un telah menyerukan produksi senjata nuklir yang berkelanjutan untuk persenjataannya.

Kim menampilkan serangkaian rudal yang lebih kecil dan apa yang akan menjadi ICBM terbesar Korea Utara pada parade Oktober.

Baca Juga

Back to top button