Anak Buah Tersangka KPK, Ferdinan Sebut Program Rumah DP Rp 0 Persen Anies Gagal

Abadikini.com, JAKARTA – Mantan Politikus Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean menyebut program rumah Down Payment atau DP Rp 0 persen yang digagas Anies Baswedan gagal.

Ferdinand menyebutkan, memasuki tahun keempat Anies Baswedan sebagai Gubernur DKI Jakarta, realisasi program rumah DP Rp0 baru 0,26 persen.

Angka ini setara dengan 780 rumah dari target awal menyediakan 300.000 rumah selama tiga tahun.

Tidak hanya itu, Ferdinand Hutahaean juga menyinggung soal kasus korupsi yang menyeret program ini.

“Kalau dia bekerja, tahun ke 3 setidaknya sdh terbangun 200 Ribu dr target 300 Ribu. Yg selesai 780 artinya Anies tdk kerja, ngurusin trotoar terus,” kata Ferdinand di twiitternya, @FerdinandHaean3 yang dikutip (9/3/2021).

Sebagaimana diketahui, Direktur Utama Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pembangunan Sarana Jaya, Yoory C Pinontoan ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Penetapan tersangka kepada anak buah Anies Baswedan oleh KPK ini dilakukan pada Jumat 5 Maret 2021 lalu dengan dugaan korupsi pembelian lahan tanah terkait program DP Rp0 di beberapa lokasi wilayah Jakarta.

Sebagai informasi, Gubernur DKI Jakarta telah mencopot Yoory C Pinontoan dari jabatan Dirut sarana Jaya untuk penetapan tersangka ini.

“Pak Gubernur saat itu langsung mengambil keputusan untuk menonaktifkan yang bersangkutan. Atas kasus tersebut, Yoory akan mengikuti proses hukum dengan menganut asas praduga tak bersalah,” ujar Plt Kepala BP BUMD DKI Jakarta, Riyadi melalui situs PPID DKI Jakarta, Senin (8/3).

Baca Juga

Back to top button