Trending Topik

Bupati Mabar Marah Saat Sidak: Yang Malas Bekerja Sanksinya Akan Dirumahkan

Abadikini.com, LABUAN BAJO – Hari pertama kerja pasca dilantik sebagai Bupati Kabupaten Manggarai Barat Edistasius Endi, melakukan sidak di sejumlah lokasi layanan publik dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Senin (1/3/2021). Selain ingin memastikan kehadiran karyawannya, Edi juga memastikan kebersihan kantor.

Sidak pertama dilakukan di kantor Dinas Perumahan Rakyat dan Kesehatan. Di sana, Edi sebelum mengecek kehadiran anak buahnya terlebih dahulu ia mengecek kebersihan di lungkuan kantor serta toilet, ternyata dinapati toiletnya jorok, kotor dan bau.

Hal itu seperti dilihat Abadikini.com dalam tayang video di akun facebook Protokol dan Komunikasi Pimpinan Manggarai Barat.

“Ini bau atau tidak?, pak Kadis ini tersa bau atau tidak”? jawab pak kadis, “tidak bau”. Edi terlihat marah, kalau bapak tidak terasa bau jangan-jangan pak kadis terkena virus?” tanya Edi, Kadis Perumahan Rakyan pun terdiam.

Kebudian Bupati Edi langsung mengcek absensi karyawan Dinas Perumahan Rakyat.

Dari 100 karyawa yang terdiri dari PNS dan Honorer ternyata hanya 21 orang yang hadir. Bupati Edi pun kembali terlihat marah

Kepada 21 karyawan yang hadir Bupati Edi sampaikan arahan bahwa ada tiga musuh utama di Pemerintahan Manggarai Barat, yakni, Covid-19, Etos kerja dan kebersihan.

“Musuh kita saat ini adalah Covid-19, kalau WC nya bau tidak? salah satu ciri orang yang positif itu dia tidak bisa bedakan antara harum dan baunya busuk, nanti kita sama-sama cek WCnya di dalam,” kata Edi.

“Musuh kita kedua adalah etos kerja. Etos kerja yang rendah, datang kantor suka-suka, maudatang kator jam berapa saja, itu adalah musuh. dari 100 pekerja yang hadir 21, itu adalah musuh,” tegasnya.

Musuh ketiga adalah kebersihan, kalau lingkungan Perumahan Rakyat ini sudah pasti sangat jorok.

“Kita selalu ngomong daerah kita ini tujuan pariwisata super premium, bagaimana kita bisa meyakinkan masyarakat kalau kantor kita saja sangat kotor,” sambungnya.

Usai sidak, Bupati Edi menyampaikan kepada wartawan bahwa pihaknya akan segera gelar rapat evaluasi terkait dengan hasil temuannya saat sidak tadi.

Ia menegaskan, kalau tidak akan biarkan karyawan baik ASN maupun Nonorer yang malas bekerja makan akan di rumahkan.

“Kita butuh orang yang mau kerja dan disiplin, jika ada pekerja yang malas bekerja, maka sanksinya akan dirumahkan, sudah biar di tidur-tidur di rumah,” katanya.

Edi lalu meminta stafnya untuk memanggil kepala BKD

“Suruh mereka pergi ambil absen-ansen di seluruh kantor-kantor unit kerja,” serunya.

Ia menjelaskan, kondisi keuangan di Mabar saat ini sangat memprihatinkan, pos-pos penerimaan sangat terganggung.

“Maka orang yang tidak mau kerja ya sudah kita rumahkan, daripada negara, kabupaten berpikir untuk mencari uang membayar gaji orang yang sangat malas bekerja,” tegasnya.

Baca Juga

Berita Terkait
Close
Back to top button