Trending Topik

Diplomatnya Risih Anal Swab, AS Layangkan Protes ke China

Abadikini.com, JAKARTA – Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat (AS) keberatan dengan prosedur tes Covid-19 yang dialami oleh diplomat mereka yang bertugas di China. Pasalnya, Beberapa kota di China menggunakan sampel yang diambil dari anus (Anal Swab).

Tes menggunakan usap anus dapat menghindari infeksi yang hilang karena jejak virus dalam sampel feses atau usap anal dapat tetap terdeteksi untuk waktu yang lebih lama daripada pada saluran pernapasan, kata Li Tongzeng, seorang dokter penyakit pernapasan di Beijing, kepada televisi pemerintah bulan lalu.

Tes feses juga mungkin lebih efektif dalam menemukan infeksi pada anak-anak dan bayi karena kotoran mereka membawa muatan virus yang lebih tinggi daripada orang dewasa, kata para peneliti di Chinese University of Hong Kong dalam sebuah makalah yang diterbitkan tahun lalu.

Dalam sebuah surel ke Reuters, seorang perwakilan Departemen Luar Negeri AS mengatakan “berkomitmen untuk menjamin keselamatan dan keamanan diplomat Amerika dan keluarga mereka, sambil menjaga martabat mereka”.

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri China membantah bahwa diplomat Amerika Serikat (AS) di negara itu diminta untuk melakukan tes usap anal untuk mendeteksi COVID-19, menyusul laporan media bahwa beberapa orang mengeluhkan prosedur tersebut.

“Sepengetahuan saya China tidak pernah meminta staf diplomatik AS yang ditempatkan di China untuk melakukan tes usap anal,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Zhao Lijian dalam jumpa pers harian di Beijing, Kamis (25/2/2021).

Baca Juga

Berita Terkait
Close
Back to top button