Anies Disebut Tak Punya Buzzer, PDI Perjuangan: Biarlah Rakyat Jakarta Menilai

Abadikini.com, JAKARTA – Ibu Kota Jakarta kembali dilanda banjir. Namun, yang diributkan adalah perihal Gubernur Anies Baswedan tidak memiliki buzzer. Hal ini seperti dikatakan oleh Ketua RT 2 RW 1 Rawa Buaya, Jakarta Barat, M Yusuf yang menyebut kekurangan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dalam mengatasi banjir hanya satu, tak punya buzzer.

Pernyataan Ketua RT itu disampaikan saat Anies dan Wagub DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria mengunjungi wilayahnya Senin kemarin. Di sela-sela pernyataannya, Yusuf menyebut Anies hanya punya satu kekurangan, yaitu tidak memiliki buzzer.

Awalnya, Anies meminta ketua RT dan RW bercerita soal surutnya banjir di wilayah mereka. Yusuf mulanya bercerita bahwa banjir mulai menerjang wilayahnya pada Sabtu (20/2/2021) dan surut pada Ahad (21/2/2021) malamnya. Yusuf menyebut pompa air berfungsi dengan baik.

“Kami sebagai pengurus wilayah mengatakan apa yang sebenarnya, tanpa ada paksaan dan tanpa ada indikasi apa pun, bahwa pada saat banjir di wilayah kami, pada saat itu hari Sabtu tapi hari Minggu malam paginya itu sudah surut karena ada penanganan cepat, pompa air berfungsi dengan baik, ditambah dengan penyedotan damkar langsung 24 jam dan akhirnya warga antusias banget dengan penanganan Pemprov DKI,” katanya.

Di sela-sela sambutannya, Yusuf mengungkap kekurangan Anies hanya satu, yaitu tidak punya buzzer. Yusuf mengatakan cerita yang ia ungkapkan hari ini tidak dibuat-buat dan tidak atur siapa pun.

“Itu kesaksian saya, karena ini cuma satu kekurangan Pak Anies, Pak Anies tidak punya buzzer, bahwa hari ini benar-benar surut dan tidak pernah ada setting-an apa pun,” tuturnya.

Sedangkan Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta merasa heran atas pernyataan tersebut. Menurutnya, seharusnya yang dibahas itu mengenai solusi dalam mengatasi banjir.

“Harusnya dalam situasi rakyat Jakarta sedang mengalami kebanjiran, energi yang dimiliki oleh Pemprov digunakan semaksimal mungkin untuk mencari solusi mengatasi banjir ini, bukan ribut soal buzzer,” ujar Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono kepada wartawan, Senin (22/2/2021).

Menurut Gembong, Anies memiliki dana operasional yang besar dalam menjalankan roda pemerintahan di DKI Jakarta. Namun, ia mengaku pihaknya tidak mengetahui apakah Anies menggunakan buzzer atau tidak.

“Soal kekurangan Pak Anies yang tidak memiliki buzzer, ya salahnya Pak Anies sendiri, kenapa tidak memakai buzzer? Wong Pak Anies memiliki dana operasional besar. Tapi apakah benar Pak Anies tidak punya buzzer? Biarlah rakyat Jakarta yang menilai,” ucapnya.

Dalam kunjungannya itu, Anies menyebut banjir di Rawa Buaya sangat cepat surut.

“Saya dan Pak Wagub meninjau kondisi di RT 2 RW 1 Kelurahan Rawa Buaya yang pada hari Sabtu kemarin menerima limpahan air dari kali Mokevart, dan kemudian begitu kali Mokevartnya kembali normal, lalu dilakukan pemompaan secara masif. Di sini ada Pak Wali Kota, dikerahkan 24 pompa, dan alhamdulillah di tempat ini kemudian surut, sehingga hari Senin pagi semua sudah bisa beraktivitas seperti semula,” kata Anies saat meninjau di RT 2 RW 1 Rawa Buaya, Jakarta Barat, Senin (22/2/2021).

Baca Juga

Back to top button