Berkedok Peneliti Intel China Berhasil Kecoh FBI, Akhirnya Tertangkap dan Diadili

Abadikini.com, WHASINGTON DC – Anggota Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) China yang bernama Chen Song telah menyamar sebagai ahli syaraf yang tengah melakukan penelitian medis di Stanford University berhasil ditangkap dan diadili.

Majelis hakim federal Amerika Serikat (AS) dalam dakwaan baru yang diajukan pada bulan Januari mendakwa Song karena menyembunyikan dan berbohong kepada FBI tentang keanggotaannya dalam militer China .

Dia dituduh melakukan penipuan visa, menghalangi pengadilan, menghancurkan dokumen, dan membuat pernyataan palsu sebagai bagian dari skema untuk menyembunyikan keanggotaannya dari Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) China.

“Kami menuduh bahwa ketika Chen Song bekerja sebagai peneliti di Stanford University, dia diam-diam adalah anggota militer China, Tentara Pembebasan Rakyat,” kata David L. Anderson, kepala jaksa federal yang berbasis di San Francisco, Jumat, seperti dikutip Reuters, Sabtu (20/2/2021).

Pengacara pembela yang mewakili Song tidak dapat segera dihubungi untuk dimintai komentar.

Jaksa penuntut mengatakan klaim Song ini adalah “kebohongan” dan bahwa dia adalah anggota PLA ketika dia tiba dan tetap di Amerika Serikat. Departemen Kehakiman juga menuduh bahwa rumah sakit Beijing yang terdaftar sebagai majikan Song dalam aplikasi visanya “adalah perlindungan untuk majikan sebenarnya, Rumah Sakit Umum Angkatan Udara PLA di Beijing.”

Jaksa mengatakan bahwa Song berbohong kepada agen FBI tentang keanggotaannya di PLA dan setelah mengetahui ketertarikan FBI padanya, dia mulai menghapus materi dari internet yang terkait dengan dinas militernya.

Dalam aplikasi visanya, Song mengatakan dia bertugas di militer China antara 1 September 2000 hingga 30 Juni 2011 dan bahwa dia adalah seorang pelajar di sebuah rumah sakit di Beijing.

Baca Juga

Back to top button