PBB Bali Dukung Kebijakan Gubernur Wayan Koster Lestarikan Kain Endek

Abadikini.com, BALI – Ketua DPW Partai Bulan Bintang (PBB) Provinsi Bali M. Shalahuddin mendukung kebijakan baru Gubernur Bali Wayan Koster. Kebijakan tersebut terkait penggunaan kain tenun Bali atau Endek Bali.

Peraturan baru itu dituangkan dalam Surat Edaran Gubernur Nomor 04 Tahun 2021 yang telah ditandatangani pada tanggal 28 Januari 2021 dan berlaku mulai 23 Februari 2021.

Menurut pria yang akrab disapa Shalah, Endek Bali merupakan warisan kreativitas masyarakat Bali yang harus eksis untuk dipergunakan. Selain memang nyaman untuk dipakai, kain endek juga sangat modis.

”Saya sangat suka dengan Endek Bali. Selain modis, juga sangat nyaman dipakai. Saya mendukung kebijakan Pak Koster, karena juga memiliki tujuan untuk melestarikan budaya dan kreativitas masyarakat Bali, serta mengangkat perekonomian pengrajin tenun Bali,” kata Shalah, Selasa (16/2/2021).

Shalah menilai, meskipun dalam situasi pandemi memang semua aturan yang dibuat akan sangat berdampak terhadap psikologis masyarakat, mengingat perekonomian belum pulih dan kekhawatiran masyarakat semakin meningkat karena kondisi yang belum membaik.

Namun, kata dia, ada baiknya masyarakat menggunakan perspektif positif terkait kebijakan yang baru ini, mengingat misi gubernur yang sebetulnya menggambarkan kecintaannya kepada UKM Bali.

”Saya sangat salut dan apresiasi kepada Pak Koster dengan merangkul seluruh instansi pemerintahan dan lembaga lainnya untuk bersama-sama melestarikan Endek Bali. Tentunya instansi pemerintahan maupun swasta yang memiliki penghasilan tetap, dapat membantu menyokong perekonomian para pengrajin nantinya. Harapan saya, tetap diperhatikan kelayakan upah bagi para pengrajin yang diberikan oleh para pengusaha tenun,” jelasnya.

Shalah juga menyampaikan bahwa dirinya mendukung seluruh kebijakan pemerintah daerah dalam mendayagunakan kearifan lokal untuk membangkitkan perekonomian. Dia juga mengajak kepada seluruh masyarakat untuk bersinergi memunculkan ide-ide kreatif agar perekonomian Bali bisa bangkit kembali.

Baca Juga

Back to top button