Dibela Pendeta, Abu Janda Merasa Benar Ucapannya Soal Evolusi ke Pigai

Abadikini.com, JAKARTA – Pegiat media sosial Permadi Arya alias Abu Janda merasa sudah benar dengan tingkah lakunya. Hal tersebut ia ungkapkan saat mendapatkan dukungan dari pendeta Gilbert Lumoindong.

Baca Juga

Abu Janda berujar bahwa penyatannya sebelumnya tentang evolusi yang dikaitkan dengan rasisme mendapatkan tanggapan dari Gilbert.

Apalagi, soal evolusi menurut Gilbert menjadi pengertian yang luas terkait dengan teori Darwin.

“Saat kita dibela oleh pemuka agama lain, insyaaallah kita sudah hidup dengan benar ???? Pendeta Gilbert Lumoindong buka suara.. ‘evolusi’ multitafsir tidak bisa dikaitkan dengan teori Darwin. Terima kasih pak @PastorGilbertL good bless your kind heart sir,” tulisnya, seperti dikutip hari, Sabtu (30/1/2021).

Pendeta Gilbert Lumoindong ikut buka suara terkait kasus dugaan rasial soal cuitan ‘evolusi’ Permadi Arya alias Abu Janda kepada Natalius Pigai. Menurut Gilbert Lumoindong, kata evolusi bermakna multitafsir dan tidak bisa serta merta dikaitkan dengan teori Darwin.

“Kembali ke masalah ‘evolusi’, ‘evolusi’ adalah multitafsir. Jadi apakah itu teori evolusi Darwin, sementara kalau kita baca sejarah evolusi itu mulai dari abad ke-6, ke-7 SM dari Aristoteles yang membahas evolusi. Baru abad ke-19 lah ada teori yang namanya teori evolusi,” kta Gilbert dalam keterangannya kepada wartawan.

Baca Juga

Back to top button