Trending Topik

Menkes Budi Gunadi: Terima kasih Muhammadiyah

Abadikini.com, YOGYAKARTA – Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin melakukan kunjungan ke RS PKU Muhammadiyah Gamping, Kamis (28/1/2021). Kunjungan ini dilakukan dalam rangkaian kegiatan kunjungan kerja menteri kesehatan ke Yogyakarta untuk menyaksikan pelaksanaan vaksinasi masal di Gedung Grha Sabha Pramana UGM, yang sebelumnya juga bersilaturaahim dengan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof. Haedar Nashir di kantor PP Muhammadiyah.

Melansir muhammadiyah.or.id, Jumat (28/1/2021), Menteri kesehatan beserta rombongan sampai di RS PKU Muhammadiyah Gamping pada pukul 17.10 WIB, disambut oleh Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Agus Taufiqurrahman, didampingi Direktur Utama RS PKU Muhammadiyah Gamping Ahmad Faesol. beserta Direktur Pelayanan dan Penunjang Medik Ekorini Listiowati.

Pada kunjungannya di RS PKU Muhammadiyah Gamping, menteri Budi Gunadi Sadikin, memuji kebersihan dan kerapian RS PKU Muhammadiyah Gamping, meski pasien yang saat itu banyak namun terlihat rapi dan teratur, menteri Budi Gunadi Sadikin pertama kali meninjau bangsal az-zahra yang akan dipergunakan sebagai bangsal covid, sebagai penambahan jumlah bed yang ada di RS PKU Muhammadiyah Gamping, selanjutnya melihat Pelayanan Jantung Terpadu, dan menuju tempat pelaksanaan pelayanan vaksinasi covid.

Dalam pesannya menteri Budi Gunadi Sadikin menyampaikan baik melalui lisan dan tulisan:

“Saya kagum dengan kerapihan & kebersihan RS PKU Muhammadiyah Gamping. Saya senang mendengar para nakes sudah mulai divaksin Covid19. Selamat ulang Tahun RS PKU Muhammadiyah Gamping ke – 12 , Maju dan sukses selalu,” tuturnya.

Dalam kunjungan kerjanya, Menkes Budi mengatakan dirinya menerima mandat sebagai Menteri Kesehatan dalam jangka pendek untuk mensukseskan vaksinasi dan mengatasi pandemi COVID-19. Ia menyadari bahwa masalah pandemi harus diselesaikan secara bersama-sama, bergotong-royong, dan inklusif dengan membangun gerakan masyarakat.

“Saya diberi tugas oleh Presiden untuk jangka pendek yang harus segera diselesaikan itu ada dua. Pertama mensukseskan program vaksinasi, yang kedua mengatasi pandemi. Dan waktu saya masuk sehari dua hari, saya lihat, saya sadar masalah ini terlalu besar untuk saya tangani sendiri, untuk Kemenkes tangani sendiri, bahkan untuk pemerintah tangani sendiri,” jelasnya.

“Masalah ini terjadi di seluruh dunia, dan hanya akan bisa selesai kalau kita bersama-sama menanganinya. Sehingga memang kebersamaan, kegotong-royongan, inklusifitas bukan eksklusifitas bagaimana kita membangun gerakan masyarakat, itu yang harus menjadi prioritas kita. Dan agar gerakan tersebut terjadi harus ada rasa trust dari seluruh stakeholder,” imbuhnya.

Menkes berterima kasih atas dukungan IDI untuk mendorong tenaga kesehatan dalam menerima program vaksinasi COVID-19. Karena sebagai kelompok yang paling berisiko tinggi untuk terkena COVID-19 harus menjadi kelompok yang terlindungi terlebih dahulu.

“Ucapan terima kasih untuk dukungan program vaksinasi dari IDI sangat membantu dan karena memang vaksin ini untuk melindungi diri, juga melindungi orang-orang terdekat kita,” ujar Menkes.

Ketua Umum PB IDI Daeng Mohammad Faqih menyambut baik kedatangan Menkes Budi dan berharap untuk selalu dapat berkomunikasi dan berkoordinasi untuk keberhasilan pelaksanaan program vaksinasi COVID-19.

Baca Juga

Back to top button