Partai Bulan Bintang Minta Pemerintah Pusat Prioritaskan UMKM Bali

Abadikini.com, DENPASAR  – Ketua DPW Partai Bulan Bintang Bali M. Shalahuddin Jamil menyebut pelaku UMKM menjadi kelompok yang terpukul paling keras akibat pandemi Covid-19. Sebab, perekonomian Bali hampir sepenuhnya bergantung pada sektor pariwisata.

“Kita bisa merasakan bersama dampak pandemi ini sangat melemahkan sisi ekonomi. Pertumbuhan ekonomi Bali tidak bisa bergerak karena pariwisata lumpuh. Maka salah satu jalan agar ekonomi Bali bisa bangkit adalah membangkitkan kembali UMKM,” katanya Shalah dalam keterangan tertulis yang dikutip, Rabu (13/1/2021).

Shalah menilai, pemerintah pusat harus betul-betul menjadikan Bali sebagai prioritas, mengingat Bali merupakan salah satu penyumbang terbesar devisa pariwisata nasional. Salah satunya dengan cara membuka keran subsidi untuk permodalan UMKM baru.

“Saya sangat berharap pemerintah pusat memberikan perhatian lebih kepada Bali untuk memberikan permodalan dan stimulus bagi UMKM. Hal ini sejalan dengan pandangan pemerintah bahwa disituasi pandemi ini, hanya UMKM yang bisa membangkitkan ekonomi nasional,” jelasnya.

“Pemerintah pusat harus serius menggarap UMKM agar muncul para wirausahawan handal, karena itulah jalan satu-satunya agar ekonomi nasional bisa bangkit dan kami meminta Bali menjadi prioritas” ujarnya.

Shalah menyebutkan bahwa beberapa Kementerian bisa bekerja sama untuk mewujudkan ketahanan ekonomi melalui UMKM tersebut. Baik Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kementerian Koperasi dan UKM, Kementerian BUMN dan Kementerian lainnya. Disamping itu, pemerintah dapat melibatkan influencer agar seluruh lapisan masyarakat bisa menerima informasi itu, dan akan lebih bagus apabila dibentuk Satgas UMKM.

Menurutnya, selama ini program pemerintah masih belum terserap maksimal akibat keterbatasan informasi, dan alur birokrasi yang belum satu komando. Seharusnya pemerintah membuat sebuah program, hal ini jauh hari harus diinformasikan kepada pemerintah daerah untuk segera disampaikan kepada perangkat pemerintah paling bawah yaitu desa.

“Beberapa program pemerintah tidak bisa terserap maksimal akibat dari keterbatasan informasi. Salah satu contoh adalah program dana hibah pariwisata. Begitupun juga nanti terkait bantuan hibah modal UMKM, pemerintah harus membuka informasi seluas-luasnya, dan ikut sertakan para influencer. Saya memiliki keyakinan, bahwa hikmah dari pandemi ini salah satunya adalah bangkitnya kemandirian ekonomi nasional melalui UMKM,” jelasnya.

Shalah juga menyampaikan bahwa agresifitas dari perangkat desa sebagai ujung tombak pemerintah harus betul-betul ditingkatkan untuk melakukan sosialisasi terkait program pmerintah pusat agar bisa terserap maksimal.

Baca Juga

Back to top button