Kedelai Langka, Siswa Muhammadiyah Gresik Tawarkan Tempe Dari Kacang Merah

Abadikini.com, JAKARTA – Sepekan terakhir, beberapa daerah mengeluhkan kelangkaan tempe kedelai. Jika pun ada, harganya lebih mahal dibandingkan hari-hari sebelumnya. Kelangkaan dan kenaikan harga tempe adalah imbas dari tak terpenuhinya pasokan impor bahan baku kedelai.

Baca Juga

Menariknya, di tengah keterbatasan itu tujuh siswa SMA Muhammadiyah 1 Gresik melakukan aksi berkemajuan dengan melakukan riset pembuatan tempe dengan bahan baku kacang merah.

“Produksi tempe kacang merah untuk memutus ketergantungan dengan kedelai impor,” kata salah satu siswa, Atiq Anggraini Nusyabani, dikutip Abadikini.com dari Muhammdiyah.or.id, Sabtu (9/1/2021).

Ditemani guru pembimbing, tujuh siswa SMA Muhammadiyah 1 Gresik ini berhasil membuat tempe berbahan baku kacang merah. Menurut mereka, proses pembuatan tempe kacang merah sama sekali tidak berbeda dengan tempe kedelai.

Proses pembuatan diawali dengan merendam kacang merah. Setelah itu, kacang direbus hingga matang dan ditiriskan hingga benar-benar tiris.

Setelahnya, kacang hasil rebusan itu ditaburi ragi hingga rata, dimasukkan ke dalam kantong plastic yang dilubangi dengan tusuk gigi, dan ditutup dengan kain selama 2-3 hari.

Menurut Atiq, kacang merah selain pasokanya yang memadai oleh petani lokal dibandingkan dengan kedelai yang harus diimpor, kacang merah juga memiliki kandungan gizi tak kalah lengkah seperti kedelai.

Berkat inovasi yang dilakukan, tujuh siswa tersebut mendapatkan apresiasi dari guru dan masyarakat pada umumnya.

Baca Juga

Back to top button