Trending Topik

Hormati Ormas Persis, FPI Ubah Nama Lagi jadi Front Persaudaraan Islam

Abadikini.com, JAKARTA – FPI ganti nama lagi. Nama yang pernah dideklarasikan pada 30 Desember 2020 lalu yakni Front Persatuan Islam urung dipakai karena sudah ada organisasi yang lebih dulu menggunakan itu. Yakni Persatuan Islam (Persis), ormas terbesar ketiga di Indonesia setelah NU dan Muhammadiyah.

Nama baru FPI itu dideklarasikan kemarin, Jumat (8/1/2021). Nama baru FPI adalah Front Persaudaraan Islam.

Menurut dokumen deklarasi yang diterima redaksi mereka berganti nama dari Front Persatuan Islam yang sebelumnya dideklarasikan pada 30 Desember 2020 lalu ternyata pernah digunakan sebelum kemerdekaan Indonesia.

Lima belas orang tokoh, kiai dan habaib, secara resmi mendeklarasikan berdirinya Front Persaudaraan Islam (FPI) pada Jumat, 8 Januari 2021 atau 24 Jumadil Awal 1442 H. Kantor Dewan Pimpinan Pusat berada di Jl Petamburan III No. 17, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Terkait dengan perubahan nama itu dijelaskan, nama Persatuan Islam (Persis) sejak sebelum kemerdekaan Indonesia sudah digunakan oleh para guru dan orang tua yang kontribusinya sangat besar dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia dan mempertahankan NKRI.

“Setelah berkonsultasi kepada para guru kami, terkait nama tersebut beliau-beliau juga menyarankan untuk menghormati saudara tua kami yang sudah terlebih dahulu menggunakan nama Persatuan Islam, maka dengan ini kami mewakili deklarator terdahulu, menyatakan mengganti nama menjadi Front Persaudaraan Islam,” ungkap para deklarator “FPI” dalam keterangan resmi dikutip, Sabtu (09/1/2021).

Kemudian dalam salinan dokumen deklarasi tersebut juga dituliskan bahwa pengurus, anggota hingga simpatisan Front Pembela Islam dipersilakan bergabung dengan FPI baru tersebut.

“Kami himbau untuk tidak ketakutan dalam menjalankan dan melaksanakan hak kebebasan berserikat dan berkumpul. Silahkan dengan tenang bergabung dengan Front Persaudaraan Islam, karena hal ini adalah hak konstitusional warga negara,” tulis isi deklarasi.

Selain itu, FPI baru ini akan fokus atau konsentrasi pada kegiatan dakwah, pendidikan, Kemanusiaan, Advokasi hukum dan HAM.

“Hal itu sebagai perwujudan pengamalan fardhu kifayah dalam Islam, amar ma’ruf nahi munkar tanpa menimbulkan kemungkaran lainnya, menampilkan wajah Islam rahmatan lil alamiin dalam bingkai NKRI,” isi deklarasi.

Lebih lanjut, Front Persaudaraan Islam tersebut akan mengawal terus kasus tewasnya 6 Laskar FPI yang ditembak mati dalam bentrokan dengan aparat kepolisian di Tol Jakarta-Cikampek KM 50. Hal itu dilakukan agar bangsa Indonesia menjadi bangsa yang berperikemanusiaan.

Baca Juga

Berita Terkait
Close
Back to top button