Trending Topik

Tegas, Sekum PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti Tolak jadi Wamen di Kabinet Jokowi

Abadikini.com, JAKARTA – Dibalik cerita mengenai pengangkatan posisi menteri baru dalam Kabinet Jokowi periode 2019-2024 ternyata ada kisah menarik.

Baca Juga

Ini terjadi ketika Sekretaris Umum/Sekjen Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof DR Abdul Mu’ti tidak bersedia mengemban jabatan sebagai salah satu wakil menteri di kabinet seiring dengan terjadinya pergantian menteri tersebut.

“Setelah melalui berbagai pertimbangan, saya memutuskan untuk tidak bergabung dalam Kabinet Indonesia Maju dalam jabatan wakil menteri,” kata Mu’ti dikutip dari twitter pribadinya, Kamis (24/12/2020).

Mu’ti beralasan bahwa dirinya belum tepat mengemban amanah itu.

“Saya merasa tidak akan mampu mengemban amanah yang sangat berat itu. Saya bukanlah figur yang tepat untuk amanah tersebut,” ungkapnya.

Tangkapanlayar Twitter Abdul Mu’ti. Istimewa

Mu’ti menuturkan, saat pertama kali dihubungi Mensesneg Pratikno dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim dirinya bersedia, jika diberi amanah.

“Awalnya, ketika dihubungi oleh Pak Mensesneg dan Mas Mendikbud, saya menyatakan bersedia bergabung jika diberi amanah,” ungkapnya.

Namun, Guru Besar UIN Jakarta mengaku setelah berpikir panjang akhirnya berubah pikiran.

“Tetapi, setelah mengukur kemampuan diri, saya berubah pikiran. Semoga ini adalah pilihan yang terbaik,” pungkasnya.

Baca Juga

Back to top button