Trending Topik

PA 212 Klaim Laskar FPI Mati Syahid, Ini Penjelasan Quraish Shihab Tentang Mati Syahid

Abadikini.com, JAKARTA – Wasekjen PA 212 Novel Bamukmin mengatakan, jenazah laskar Front Pembela Islam (FPI) Andi Oktiawan mengeluarkan bau yang sangat wangi.

Novel mengungkap, bau harum dari jenazah Andi Oktiawan telah tercium sejak diturunkan dari mobil ambulans di Markas FPI di Petamburan.

“Subhanallah, saya saat ini dekat dari jenazah syahid Andi sedang dimandikan, almarhum sangat wangi,” ungkap Novel, Rabu (9/11/2020).

“Bahkan sedari turun dari mobil jenazah sudah tercium semerbak mewangi, dan wanginya satu macam saja. Sehingga yang hadir saat ini semua dikalahkan wangi almarhum syahid Andi,” ungkapnya.

Hal senada diungkapkan warga Tanah Abang, Abdul Ghani (35) yang mencium bau harum dari enam syuhada Laskar FPI.

“Saya mencium bau harum ambulans yang membawa enam Syuhada Laskar FPI,” jelasnya.

Abdul Ghani tidak bisa melihat wajah keenam syuhada Laskar FPI karena penuhnya warga di sekitar markas FPI.

“Saya berada Gang Petamburan menuju markas FPI. Saya bersyukur bisa memberikan hormat kepada enam syuhada FPI,” papar Abdul Ghani.

Sementara salah seorang anggota FPI dari Setiabudi, Jakarta Selatan, Nugraha, mengatakan, dia mencium wangi dari tubuh anggota FPI yang meninggal.

“Saya sempat melihat wajah enam wajah syuhada Laskar FPI tersenyum dan bau harum tercium,” katanya.

Menurut Nugraha, wajah senyum enam syuhada Laskar FPI menunjukkan keduanya sudah melihat surga.

“Bagi Syuhada, surga tidak lain bagi mereka,” ungkap Nugraha.

Penjelasan Quraish Shihab Tentang Mati Syahid

Profesor Quraish Shihab menafsirkan, pernyataan orang yang telah terbunuh tetapi tetap hidup dimaksudkan, dari segi jasmani dan tolak ukur duniawi mereka telah mati.

Namun, mereka hidup dengan kehidupan yang berbeda dengan hidup yang dikenal saat ini.
Mereka yang gugur di jalan Allah SWT tetap bergerak. Mereka bahkan lebih leluasa dari gerak manusia di bumi ini.
Di alam sana, mereka telah melihat dan mengetahui nomena, bukan fenomena seperti yang diketahui penduduk dunia.
“Sungguh mereka hidup. Kehidupan yang tidak dapat dijelaskan hakikatnya karena kehidupan yang mereka alami tidak disadari atau dirasakan oleh selain mereka,” ujar Quraish Shihab.
Kegembiraan para syuhada yang gugur itu menyangkut teman-teman sejawat mereka yang akan menyusul.
Ini membuktikan, mereka memiliki pengetahuan tentang keadaan teman-teman tersebut.
Sekaligus membuktikan bahwa ada kehidupan di alam barzah atau yang dinamai sementara ulam alam kubur.
Mereka yang berstatus syuhada pun memiliki enam keutamaan. Hal ini sebagaimana hadis riwayat dari Al-Miqdam bin Ma’di Yakriba RA:
Rasulullah SAW bersabda, “Bagi syahid akan mendapat enam keutamaan yaitu dosanya akan diampuni sejak darahnya tertumpah (mati), diperlihatkan tempat duduknya di surga, dijaga dari siksa kubur, diberi keamanan dari ketakutan yang besar saat dibangkitkan dari kubur, diletakkan di kepalanya mahkota kemuliaan yang satu permata darinya lebih baik dari pada dunia dan seisinya, dinikahkan dengan 72 bidadari, dan diberi hak untuk memberi Safaat kepada 70 orang keluarganya. (HR at-Tirmidzi: 1663, Ibnu Majah: 2.799 dan Ahmad 4: 131).

Baca Juga

Back to top button