Munarman Luruskan Isu Miring Rekaman Percakan Laskar FPI Sebelum Bentrok dengan Polisi

Abadikini.com, JAKARTA – Sekretaris Umum Front Pembela Islam (FPI) Munarman meluruskan isu miring di media sosial tentang rekaman percakapan para Laskar FPI sebelum bentrok dengan polisi, di Tol Cikampek, Senin (7/12) dini hari.
Munarman membenarkan rekaman yang beredar di media sosial. Namun, ia justru menilai rekaman itu bukti serangan pertama datang dari polisi.

“Bila didengarkan dengan seksama dan akal sehat justru menggambarkan bahwa pihak yang diakui polisi sebagai aparat tidak berseragam itu lah yang berupaya masuk ke dalam barisan konvoi IB HRS,” kata Munarman dalam keterangan tertulis, Selasa (8/12/2020).

Munarman menjelaskan para laskar telah mencurigai tiga mobil Avanza yang menguntit rombongan Rizieq Shihab sejak dari Sentul. Ketiga mobil itu berpelat nomor B 1739 PWQ, B —- KJD (nomor tidak teridentifikasi), dan K —- EL (nomor tidak teridentifikasi).

Laskar mengira mobil-mobil itu adalah orang yang coba mengganggu keselamatan keluarga Rizieq. Sebab mereka tidak menunjukkan identitas sebagai polisi hingga bentrok berlangsung.

Hingga akhirnya mobil-mobil itu merangsek masuk ke rombongan Rizieq. Bentrok yang disebut polisi pun terjadi di KM 50 Tol Jakarta-Cikampek.

“Respons dari para laskar pengawal dan pengamanan rombongan IB HRS dan keluarga adalah menjauhkan para pengganggu tersebut, yang diakui belakangan oleh polisi sebagai aparat tidak berseragam tersebut,” ujarnya.

Munarman memastikan tidak ada anggota laskar yang memegang senjata api. Ia sekaligus membantah klaim polisi soal tembakan pertama datang dari FPI.

Sebelumnya, polri mengumumkan telah menembak mati 6 orang Laskar FPI di Tol Jakarta-Cikampek, Senin (7/12) dini hari. Penembakan dilakukan usai bentrok antara petugas kepolisian dan pengawal rombongan Rizieq Shihab.

Baca Juga

Back to top button