Amran Yahya Akan Optimalkan Layanan Rumah Sakit, Bisa Layani Warga tak Punya Uang

Abadikini.com, TOLITOLI – Pasangan calon Bupati-Wakil Bupati Tolitoli, Amran H Yahya-Mohammad Besar Bantilan (Amanah Besar) akan meningkatkan layanan rumah sakit dengan mengedepankan kemanusiaan saat terpilih sebagai Bupati Tolitoli pada 9 Desember 2020. Masyarakat yang membutuhkan pertolongan rumah sakit, akan diperiksa lebih dulu tanpa melihat kelengkapan administrasi atau keuangannya.

Amran H Yahya mengungkapkan, permasalahan di rumah sakit pada umumnya, ketika masyarakat hendak berobat, yang dikedepankan adalah administrasi. Dengan begitu, katanya, masyarakat yang tidak melengkapi administrasinya atau tidak memiliki uang, tidak bisa memperoleh pelayanan rumah sakit.

Namun, sebagai orang yang dekat dengan rakyat, Amran H Yahya berjanji membalikkan fenomena ini. Rumah sakit yang ada di Tolitoli tidak boleh seperti itu.

“Kalau ada yang masuk rumah sakit, harus dilayani dulu. Diperiksa dulu. Nanti setelah dia sembuh, baru kita minta surat-suratnya atau kita minta uangnya. Uang itu belakangan,” kata Amran H Yahya dalam keterangan tertulis, Jumat (27/11/2020).

Menurut Amran, keterbatasan keuangan atau surat-surat administrasi kesehatan kerap menjadi kendala masyarakat dalam memperoleh jaminan kesehatan. Padahal, rumah sakit dibangun pemerintah untuk melayani masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan, tanpa melihat itu kaya atau miskin.

“Ada orang yang mau masuk rumah sakit, tapi karena dia tidak punya surat, disuruh bikin surat dulu baru dilayani. Akhirnya kasihan pasien tidak terlayani. Ini tidak boleh lagi terjadi,” ujarnya.

Ketika terpilih, Amran H Yahya akan meningkatkan keuangan rumah sakit. “Nanti kita tingkatkan keuangannya, agar tetap bisa melayani orang yang tidak punya uang,” kata Ketua DPC Partai Bulan Bintang Tolitoli ini.

Selain itu, calon Wakil Bupati Tolitoli, Mohammad Besar Bantilan mengatakan, pasangan Amran H Yahya-Mohammad Besar Bantilan (Amanah Besar) akan membiayai kuliah lanjutan untuk dokter spesialis yang disesuaikan dengan kebutuhan daerah.

“Misalnya kita tidak punya dokter spesialis jantung. Nanti, siapa yang mau menjadi dokter spesialis jantung akan kita biayai. Semua kebutuhannya akan kita penuhi. Setelah selesai kuliah, dokter spesialis jantung ini akan mengabdikan dirinya untuk masyarakat Tolitoli,” ujar Esar sapaan akrab dari Mohammad Besar Bantilan ini.

Begitu pula dengan puskesmas maupun puskesmas pembantu, Amanah Besar akan mengoptimalkan segala kebutuhan demi kesehatan masyarakat Tolitilo.

“Kebutuhan puskesmas baik dari segi sumber daya manusia maupun fasilitasnya akan kita optimalkan. Kami akan melanjutkan apa yang telah dibangun oleh Bupati Tolitoli, Mohammad Saleh Bantilan,” pungkasnya.

Baca Juga

Berita Terkait
Close
Back to top button