Trending Topik

Joe Biden Perkenalkan 6 Pejabat Pertama di Kabinetnya

Abadikini.com, WASHINGTON – Presiden terpilih Amerika Serikat (AS), Joe Biden, bersama Wakil Presiden terpilih AS, Kamala Harris, memperkenalkan enam anggota pertama untuk menduduki posisi strategis dalam kabinet pemerintahan mereka.

Seperti dilansir CNN, Rabu (25/11/2020), perkenalan ini digelar di Wilmington, Delaware, pada Selasa (24/11) waktu setempat.

Biden sendiri menyebut orang-orang yang dipilihnya menempati posisi strategis ini sebagai tim yang akan membawa AS kembali ke panggung dunia.

“Tim yang Anda temui saat ini, tim ini di belakang saya. Mereka mewujudkan keyakinan mendalam saya bahwa Amerika adalah yang terkuat ketika bekerja bersama sekutu-sekutunya,” kata Biden.

“Ini adalah tim yang akan menjaga negara kita dan rakyat kita tetap aman dan terlindungi,” tegasnya.

Berikut daftar enam anggota pertama kabinet Biden-Harris:

– Antony Blinken, Menteri Luar Negeri

Blinken pernah menjabat Wakil Menteri Luar Negeri AS dan Wakil Penasihat Keamanan Nasional AS pada era Presiden Barack Obama.

– Alejandro Mayorkas, Menteri Keamanan Dalam Negeri

Mayorkas sebagai orang Latin Amerika pertama yang akan memimpin Departemen Keamanan Dalam Negeri. Dia pernah menjabat Wakil Menteri Keamanan Dalam Negeri pada era Presiden Obama.

– Avril Haines, Direktur Intelijen Nasional

Haines sebagai wanita pertama yang akan memimpin komunitas intelijen AS. Dia pernah menjabat sebagai Wakil Direktur CIA dan Wakil Penasihat Keamanan Nasional AS.

– Linda Thomas-Greenfield, Duta Besar AS untuk PBB

Thomas-Greenfield telah mengabdi selama 35 tahun pada dinas luar negeri AS di empat benua berbeda. Pada era Presiden Obama, dia pernah menjabat sebagai Asisten Menteri Luar Negeri Urusan Afrika untuk periode 2013-2017.

– Jake Sullivan, Penasihat Keamanan Nasional

Sullivan pernah menjabat sebagai penasihat keamanan nasional untuk Biden saat dia menjabat Wakil Presiden AS pada periode kedua Presiden Obama.

– John Kerry, Utusan Iklim

Kerry pernah menjabat Menteri Luar Negeri AS pada era Presiden Obama. Dia merupakan salah satu perancang Kesepakatan Iklim Paris, yang ditinggalkan Trump.

Baca Juga

Back to top button