Trending Topik

Maulid Nabi Ditengah Pandemi Covid-19, Wagub DKI: PBB Bisa Dijadikan Contoh

Abadikini.com, JAKARTA –  Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, menilai acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diselenggerakan oleh DPP Partai Bulan Bintang patut untuk dicontoh. Dimana kegiatan itu menerapkan protokoler kesehatan Covid-19. Selain itu kata dia, pelaksanaan juga berlangsung secara Daring atau Online.

“Kemarin kami hadir Maulid Nabi yang diselenggarakan oleh Partai Bulan Bintang, itu jumlahnya dalam satu ruangan tidak lebih dari 60 orang, tapi yang mengikuti itu banyak ada ratusan ribu orang dari seluruh Indonesia dengan cara online dan daring, dengan Ustadz Das’ad Latief, Ustadz kondang kita,” kata Ahmad Riza Patria dalam sebuah video yang diunggah Tweet #SaveIndonesia, Selasa (17/11/20).

Ariza panggilan karib Wagub DKI ini menyebutkan bahwa kegiatan Maulid Nabi yang dilakukan oleh Partai Bulan Bintang patut untuk dijadikan contoh bagi yang ingin melaksanakan kegiatan di masa pandemi. Sebab, sambungnya, kegiatan itu diselenggarakan dengan jumlah yang sedikit dalam satu ruangan, namun bisa disaksikan secara online di seluruh Indonesia.

“Satu kegiatan Maulid yang bisa dicontoh secara online dan daring. mudah-mudahan kedepan para tokoh pimpinan bisa melaksanakan Maulid secara zoom, online, dan daring,” ucapnya.

Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyampaikan apresiasi dan bangga kepada kader Partai Bulan Bintang dalam pelaksanaan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ditengah pandemi Covid-19 dapat menerapkan protokol kesehatan dengan baik dan berjalan dengan lancar.

“Saya sangat bangga dan mengapresiasi bahwa kader Partai Bulan Bintang bisa melaksanakan protokol Covid dengan baik,” kata Ariza di acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Markas Besar DPP Partai Bulan Bintang, Jakarta Selatan, Sabtu (14/11/20).

Salah satunya menurut dia, adalah tetap melakukan protokol Covid-19 3M, yakni memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

Ini contoh yang baik dan bijak, karena tidak mengurangi arti dan makna dari perayaan Maulid Nabi seperti saat masa normal sebelum ada pandemi,” ujarnya.

“Semua bisa mengikuti secara daring dan secara online. Hikmahnya dimasa pandemi ini kita bisa mengadakan kegiatan secara zoom meeting, jadi hemat biaya dan efisien waktu,” sambung Wagub DKI Jakarta itu.

Baca Juga

Berita Terkait
Close
Back to top button