Biden Melesat Jauh Tinggalkan Trump

Abadikini.com, WASHINGTON – Calon Presiden Amerika Serikat (AS) asal Demokrat, Joe Biden semakin dekat melanggeng ke Gedung Putih pada Jumat (6/11/2020) ketika ia mempertebal keunggulannya atas Presiden Donald Trump di negara-negara bagian yang menjadi medan pertempuran. Sementara Trump tetap mengklaim ada kecurangan pada Pilpres Amerika.

Pada hari keempat penghitungan suara, mantan Wakil Presiden Biden unggul 253 suara elektoral melawan 214 suara elektoral bagi Trump, menurut Edison Research.

Mengamankan 20 suara elektoral Pennsylvania akan menempatkan Biden di atas 270 suara elektoral yang dibutuhkan untuk memenangkan kursi kepresidenan setelah karier politikya hampir lima dekade.

Biden juga akan menjadi predisen jika dia menang di dua dari tiga negara bagian utama lainnya di mana dia unggul tipis pada Jumat yakni Georgia, Arizona dan Nevada. Seperti Pennsylvania, ketiganya masih memproses surat suara pada Jumat.

“Anda akan mendengar update tentang Pilpres di mana dia akan menyampaikan kepercayaannya pada sistem, optimismenya tentang hasil akhir dan tekadnya untuk memimpin jalur yang bertanggung jawab ke depan daripada beberapa pernyataan yang mungkin membuat kita semua merasa lebih baik dan biarkan kami tidur lebih cepat,” kata Senator Chris Coons dari Delaware, sekutu Biden.

Secara nasional, Biden memimpin Trump dengan 4,1 juta suara dari rekor 147 juta suara.

Namun, keunggulannya lebih kecil di empat negara bagian yang diperebutkan yakni hanya 83.937 suara dari 16 juta suara. Di Georgia, dia hanya memimpin 3.962 suara.

Di Pennsylvania, keunggulan Biden melonjak menjadi 27.130 suara dengan 96% suara dihitung, kata Edison Research. Di Georgia, dia unggul 4.289 suara dengan 99% suara masuk.

Di Arizona, keunggulan Biden menyempit menjadi 29.861 suara dengan 97% suara dihitung. Marginnya di Nevada melonjak menjadi 22.657 dengan 93% penghitungan selesai.

Sumber:Reuters

Baca Juga

Back to top button