Trending Topik

Bantah Fitnah dari Lawan Politik, Ruksamin: Saya Jadi Bupati Bukan Merusak tapi Memperbaiki

Abadikini.com, WANGGUDU – Hujatan dan fitnah bertubi-tubi menyerang pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin-Abu Haera. Hal itu, sebagai senjata lawan politik untuk menjatuhkan pasangan tagline RABU ini pada pemilihan kepala daerah (pilkada) 2020, 9 Desember mendatang.

Menanggapi hal itu, calon bupati petahana Konawe Utara, Ruksamin menyampaikan bahwa dirinya ikhlas dan sabar difitnah serta dihujat.

“Silahkan fitnah dan hujat saya, tapi yang perlu diketahui saya menjabat sebagai bupati untuk memperbaiki daerah dan masyarakt, bukan merusak,” kata Ruksamin lewat keterangannya, Jumat (6/11/2020).

Menurut Ruksamin, perlu diketahui bahwa sejak dirinya menjabat sebagai Bupati Konut pada 2016 lalu dia terus bekerja keras memberikan yang terbaik untuk daerah serta masyarakat Konut, bukan merusak.

“Sejak menjabat pada 2016 lalu saya diperhadapkan dengan masalah keuangan daerah. Dimana, Pemerintah Konut mengalami devisit anggaran sampai Rp 300 miliyar. Persoalan itu, membuat saya putar otak bagaimana agar menata sistem pengelolaan keuangan daerah dengan baik,” ujarnya.

Ruksamin menjelaskan, Alhasil, tanpa ada campur tangan secara pribadi, kelompok, keluarga maupun politik di 2016 Pemda Konut akhirnya bisa meraih Opini Dengan Pengecualian (ODP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Sampai 2017, 2018, 2019 dan 2020 Dirinya berhasil melepas keterpurukan keuangan daerah dan mendapatkan Wajar Tanpa Pengeculian (WTP) 4 kali berturut-turut.

“Keberhasilan mengelolah keuangan, menjadikan Konut sebagai daerah berprestasi bidang keuangan dan mendapatkan kenaikan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) dari Rp 700 miliyar lebih menjadi Rp 923 miliyar di 2020 ini. Segala proses pembayaran hak-hak pegawai sampai mitra pemerintah terealisasikan dengan baik tanpa hambatan,” jelas Ketua DPW Partai Bulan Bintang (PBB) Provinsi Sulawesi Tenggara itu.

Lanjut Ruksamin, setelah tuntas atasi keuangan daerah, mantan Ketua DPRD Konut ini terus memikirkan kemajuan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM). Seperti, program baesiswa pendidikan dan BPJS kesehatan gratis untuk genarasi muda serta masyarakat Konut.

Tiap tahunnya pihaknya mengalokasikan anggara beasiswa sekitar Rp 7 miliyar  untuk 2.500 lebih generasi lokal Konut yang tengah kuliah. Mulai di jurusan kedokteran di Negara China, agro industri di Universitas Lakidende, dan diperguruan tinggi lainnya sampai kepada ratusan tenaga guru honorer.

“Untuk BPJS kesehatan gratis sekitar Rp 6 miliyar kita anggarkan tiap tahunnya untuk 26 ribu orang masyarakat kita. Ini sepenuhnya ditangung oleh pemerintah dan dapat digunakan diseluruh rumah sakit,” tegas Ruksamin.

Dikatakannya, Aksi program kerja pro rakyar seperti, bantuan kemasyarakatan bidang perikanan, pertanian, ketahanan pangan pun terus dilakukan hingga secara bertahap memberikan perubahan baik bagi kehidupan masyarakat.

Tak habis sampai disitu, Ruksamin juga intens berkomunikasi dan koordinasi dengan pemerintah pusat untuk memperoleh bantuan yang menyentuh ke masyarakat.

“Buah dari kerja kerjas itu Konawe Utara bisa peroleh bantuan. Diantaranya, pembangunan pasar moderen di beberapa kecamatan, pembangunan listrik diwilayah-wilayah pedesaan, pemasangan KWH gratis, bantuan perumahan, pembangunan jaringan internet, sampai dengan perbaikan jalan-jalan wilayah pedesaan,” tutur Ruksamin.

Ruksamin menambahkan, dirinya kembali tampil di Pilkada periode kedua ini bukan untuk unjuk kekuatan siapa yang terhebat. Melainkan, tegas Ruksamin, betul-betul tulus untuk melanjutkan program kerja yang telah dilakukan agar lebih baik lagi, maju, berkembang, sejahtera dan berdaya saing. Pegembangan penataan wajah Ibu Kota Wanggudu menjadi program prioritas di periode keduanya nanti.

“Saya minta mari kita berdemokrasi dengan baik, tawarkan program kerja kepada masyarakat untuk kemajuan daerah. Tidak mesti harus memfitnah karena itu berdampak buruk bagi daerah kita,” pungkasnya.

Baca Juga

Back to top button