Trending Topik

Anwar Ibrahim Tuding PM Muhyiddin Manfaatkan Krisis Covid-19 untuk Pertahankan Kekuasaan

Abadikini.com, JAKARTA – Pemimpin oposisi Malaysia Anwar Ibrahim menyampaiakn sangat khawatir tentang laporan bahwa pemerintah di bawah PM Muhyiddin Yassin sedang berusaha menerapkan tindakan darurat menggunakan krisis Covid-19 sebagai menertibkan proses parlemen.

Pasalnya tegas Anwar Ibrahim, PM Muhyiddin Yassin terbukti telah gagal mendapatkan dukungan mayoritas anggota parlemen Malaysia.

“Hari ini, kami memiliki pemerintah yang tidak memiliki legitimasi dan yang tahu bahwa akan gagal untuk menunjukkan dukungan mayoritas di parlemen dan menggunakan krisis Covid-19 sebagai alasan untuk membenarkan penyalahgunaan kekuasaan,” kata Anwar Ibrahim lewat siaran pers yang dikutip, Jumat (23/10/2020).

Menurut Presiden Partai Keadilan Rakyat (PKR) itu bahwa, darurat dinyatakan ketika ada ancaman bagi keamanan nasional kita. Akan Tetapi terang dia, pemerintah sendiri sumber ancaman itu maka keadaan darurat tidak lebih dari keturunan kediktatoran dan otoritarianisme.

“Saya sangat menasehati Tan Sri Muhyiddin Yassin untuk mempertimbangkan warisan dari tindakan-tindakan ini yang dia ambil dari kepentingan diri sendiri dan keegoisan,” ujarnya.

Dia menjelaskan, dengan mencari kekuatan darurat pemerintah PN tidak sah mengungkapkan ketidakmampuannya dalam menangani krisis kesehatan dan ekonomi Covid-19. Sementara seluruh negara di kawasan Asia mencari cara untuk mengelola virus dan membuka kembali ekonomi mereka dengan aman, Malaysia menuju ke arah yang berlawanan.

“Kami belum melihat strategi yang padat untuk menangani krisis dan di belakang kritik yang berkembang, pemerintah menganggap kekuatan demokratik yang surut adalah strategi terbaik. Bahkan, untuk mengatasi Covid-19 yang kita butuhkan adalah transparansi, akuntabilitas dan tindakan tegas oleh berbagai kementerian,” jelasnya.

“Pemerintah telah gagal memberikan kepemimpinan yang kuat dalam menangani krisis ini dan justru beralih ke sarana yang tidak demokratik untuk tetap berkuasa,” pungkas Anwar Ibrahim

Baca Juga

Berita Terkait
Close
Back to top button