Paslon Aman Sudah Kuasai Daratan Oba, Isra Muskin: Mereka yang Main Isu Politik Identitas 9 Desember Bakal Menangis

Abadikini.com, TIDORE – Wacana sejumlah orang di daratan oba pilih putra asli oba saat ini sudah menjadi wacana yang tak lagi berbobot, model politik identitas seperti begini telah terbantahkan sejak 15 tahun lalu dalam sejarah perpolitikan di Kota Tidore Kepulauaan.

Hal ini dipertegaskan Isra Muskin , petinggi Partai Perindo Kota Tidore pengusung Paslon nomor 2 Ali Ibrahim-Muhammad Sinen (Aman) saat berkampanye tatap muka di Kelurahan Goto Kecamatan Tidore

“Dorang bilang di Oba pilih putra asli Oba itu orang Tidore bilang Kora-kora (bohong) deng orang makian bilang Tae-Tae (bohong), gaya politik identitas begini so berahir 15 tahun lalu,’’ kata Isra lewat keterangannya, Jumat (16/10/2020).

Pasalnya menurut Isra, pencalonan sebagai kepala daerah yang berasal dari kalangan putra asli Oba sebelumnya telah dipaketkan pada jaman mendiang Abang Mito dengan Aburahman Lahabato dan pencalonan Ruslan Hafel saat itu.

“Meskipun dengan pengaruh dan ketenaran mereka dalam panggung politik orang Oba masih tetap memilih paslon yang berpeluang menang pada pemilihan nanti, hal ini mereka masih tetap pertahankan sampai saat ini dimana paslon nomor 2 Aman masih menjadi andalan pilihan orang Oba,’’ ujar Isra.

Lanjut Isra menjabarkan, dari data perolehan suara di empat kecamatan daratan Oba sampai per hari ini Paslon nomor 2 Aman masih unggul dari dua paslon lainnya. Dia menegaskan, berdasarkan hasil survey lembaga berkompoten Indobarometer menunjukan tinggkat kesukaan terhadap Capt Ali Ibrahim-Muhammad Sinen mencapai 70 persen lebih dengan pencapaian visi misi yang tertuang dalam RPJMD diatas 90 persen.

“Lalu dasar apa mereka mengatakan masyarakat tidak lagi menyukai Aman dan dasar apa Aman dikatakan gagal membangun Tidore ,’’ tegas Isra.

Olehnya itu , Isra memastikan dengan begini kerasnya dukungan masyarakat Tidore terhadap Aman, maka apa yang tetangga sebelah teriak-teriak tanpa dasar tersebut dengan berapi-api seakan Aman tak punya daya memenangkan pertarungan Pilkada Tidore 9 Desember nanti.

“Maka dengan tegas saya pastika mereka yang main isu politik identitas pada 9 Desember nanti akan menangis,’’ pungkas Isra.

Untuk diketahui, Ali Ibrahim-Muhammad Sinen maju kembali sebagai calon wali kota-wakil wali Kota Tidore Kepulauan dengan diusung empat partai politik.

Masing-masing PDIP, Partai Perindo, Partai PKS dan Partai Bulan Bintang (PBB).

Baca Juga

Back to top button