Trending Topik

Gatot Kumpulkan Massa KAMI di Surabaya Dibubarkan Polisi, Ini Alasannya

Abadikini.com, SURABAYA – Acara silaturahmi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) yang dihadiri oleh salah satu deklaratornya, Gatot Nurmantyo, di Surabaya dibubarkan polisi. Pembubaran diduga karena ada aksi penolakan dari sejumlah orang. Kejadian ini terekam dalam video singkat yang tersebar di media sosial.

Baca Juga

Mengutip dari tempo, Ketua Komite Eksekutif KAMI, Ahmad Yani membenarkan acara tersebut dibubarkan.

“Saya dapat info dari Surabaya seperti itu,” katanya, Senin, (28/9/2020).

Dalam video tersebut, tampak Gatot yang sedang berada di atas podium dihampiri seseorang berbaju kemeja putih. Kepada hadirin, ia menjelaskan jika orang tersebut berasal dari Kepolisian.

“Ini bapak ini dari Polda, dari kepolisian. Saya katakan KAMI ini adalah organisasi yang konstitusional,” kata Gatot.

Gatot menuturkan pihaknya siap membubarkaan diri asal massa yang menolak acara KAMI juga bubar.

“Kalau polisi minta dibubarkan, di sana juga bubar di sini bubar. Mari kita bubar ikuti apa yang disampaikan oleh aparat kepolisian,” ucap Gatot kepada peserta silaturahmi.

Gatot Nurmantyo meminta peserta acara menghormati instruksi dari kepolisian. “Beliau petugas adalah pemerintah, kita sama-sama junjung tinggi apa yang beliau laksanakan,” tuturnya.

Mantan Panglima TNI itu pun meminta maaf jika acara silaturahmi KAMI ini sampai menimbulkan demonstrasi. “Mohon maaf kalau mengganggu semua sehingga ada demo di depan. Terima kasih,” ujar Gatot.

Seperti diketahui dalam situasi Pandemi seperti sekarang ini dilarang untuk berkumpul dan selalu harus menerapkan protokol kesehatan. Maka tidak mengherankan apabila kepolisian membubarkan massa aksi silaturahmi KAMI tersebut.

Baca Juga

Back to top button