Trending Topik

Capt Ali Ibrahim: AMAN Jilid 2 Ingin Membangun Masyarakat Sejahtera Menuju Tidore Jang Foloi

Abadikini.com, TIDORE – Pasangan calon petahana Wali Kota-Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan Capt Ali Ibrahim-Muhammad Sinen (AMAN) menyampaikan Pilkada merupakan sarana demokrasi sebagai wujud pelaksanaan kedaulatan rakyat. Karena itu, mesti terwujud secara aman walaupun dalam kondisi pandemi COVID-19.

“Saya Capt. H Ali Ibrahim dan Muhammad Sinen dengan jargon politik AMAN jilid 2, selalu berusaha mendorong demokrasi substansial, demokrasi yang bukan hanya semata-mata pergulatan kekuasaan saja namun lebih dari itu sebagai panggilan moral guna mewujudkan kebaikan bersama masyarakat kota Tidore Kepulauan,” kata Ali Ibrahim dalam pemaparan visi misi di acara Deklarasi Kampannye damai di halaman Kantor KPU Kota Tidore, Sabtu (26/9/2020).

Pidato tersebut disampaikan di hadapan tamu undangan, lawan politik, yang dihadiri Kapolres Tidore, Dandim 1505/Tidore serta Bawaslu Kota Tidore Kepulauan.

Ali Ibrahim calon Wali Kota Tidore Kepulauan petahana ini mengatakan, pada periode AMAN jilid pertama dengan mendorong visi besar “Terwujudnya Kemandirian Kota Tidore Kepulauan Sebagai Kota Jasa Berbasis Agro-Marine” dengan 6 misi strategis di antaranya Memperkuat dan meningkatkan kualitas infrastruktur, pengembangan kelautan, perikanan serta pertanian berbasis potensi unggulan, penguatan investasi dan penguatan ekonomi, pembangunan sumber daya manusia, penguatan pembangunan sosial budaya serta kearifan lokal, dan reformasi birokrasi.

“Cita-cita, mimpi dan harapan besar yang kami perjuangkan selama masa waktu pemerintahan 5 tahun alhamdulillah dengan memakai Indikator Kinerja Utama (IKU) RPJMD hingga tahun terakhir sudah mencapai 96,34%, nyaris mendekati angka 100%. Bahkan misi kedua pengembangan kelautan, perikanan serta pertanian hingga tahun 2019 produksi kelautan, perikanan dan pertanian perkebunan sanggup melewati target yang ditetapkan di tahun awal RPJMD yakni mencapai 109,94%,” ujar Ali Ibrahim.

Lanjut Ali Ibrahim menegaskan, pencapaian yang luar biasa hari ini tak terlepas dari dukungan semua pihak, partisipasi dan support seluruh warga Kota Tidore Kepulauan menjadikan kami kuat dalam bekerja.

“Saya Capt. Ali Ibrahim dan Muhammad Sinen berterimakasih atas doa-doa dan kepedulian seluruh rakyat Kota Tidore Kepulauan sehingga sampai detik ini masih bersama AMAN mengawal dan mengoreksi jalannya pemerintahan,’’ ujar Ali Ibrahim.

Lebih jauh Ali menuturkan, kerja sama rakyat yang istimewa ini kiranya bisa berlanjut hingga AMAN jilid 2 dimana dengan semangat menuntaskan seluruh cita-cita besar daerah ‘Membangun Masyarakat Sejahtera menuju Tidore Jang Foloi’.

“Politik sejatinya bukan hanya bicara menang dan kalah tapi lebih dari itu mengupayakan distribusi keadilan dan kesejahteraan. Keadilan dan kesejahteraan merupakan agenda strategis pembangunan dunia menuju 2030, SDGs (Sustainable Development Goals) yang telah dimanifestasikan oleh Indonesia dalam RPJMN pemerintahan periode kedua Jokowi dan kemudian menjadi rujukan bagi seluruh kepala daerah dalam menyusun visi-misi pemenangannya,” beber Ali Ibrahim.

Untuk itu, dalam visi besar AMAN jilid 2, mengedepankan 3 isu utama dan sangat strategis untuk membangun masyarakat sejahtera yakni penguatan SDM dan sosial budaya, pengembangan ekonomi dan investasi terpadu dan pemerintahan yang berkinerja, inovatif dan melayani menuju Tidore Jang Foloi (Tidore yang Indah) di masa depan.

“Selain dengan mempertimbangkan Kota Tidore sebagai sebuah daerah kesultanan besar penting kiranya menempatkan kesultanan sebagai benteng peradaban di zaman yang bergerak serba cepat di tengah-tengah kemajuan teknologi yang sanggup meruntuhkan batas-batas wilayah dan negara. Kebudayaan dan kearifan lokal mesti tetap terjaga sehingga sanggup menjadi filterisasi dalam upaya menjaga jati diri sebagai orang Tidore yang bermartabat,’’ tegas Ali Ibrahim.

Ali menambahkan, kiranya masyarakat sejahtera adalah harapan bersama yang mesti diwujudkan, karena itu pengembangan ekonomi dan investasi daerah yang tepat sasaran menjadi kuncinya. Ekonomi masyarakat harus tumbuh dengan baik, lapangan pekerjaan mesti terus disediakan oleh pemerintah dan UKM juga UMKM geliatnya harus di-support, menciptakan wirausahawan-wirausahawan muda guna meningkatkan daya saing daerah, ekonomi kreatif mestilah jadi basis utama dari segala rencana kesejateraan yang disiapkan oleh daerah.

“Olehnya itu, segala yang kita upayakan dan telah kita rencanakan mestilah didukung dengan kondisi birokrasi pemerintahan yang berkinerja, birokrasi yang tidak hanya terjebak pada kewajiban-kewajiban formalistik semata sehingga upaya mendorong birokrasi inovatif bukan sekedar lips service sehingga peningkatan pelayanan pemerintah kepada masyarakat bisa diwujudkan sebagai bagian dan pengejawantahan amanah rakyat merawat Tidore yang indah sekali,’’ pungkas Ali Ibrahim.

Untuk diketahui Capt Ali Ibrahim dan Muhammad Sinen maju kembali sebagai calon Wali Kota-Wali Wali Kota Tidore Kepulauan pada Pilkada 2020 kali ini diusung dan didukung 4 Partai Politik yakni Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Partai Perindo, Partai PKS dan Partai Bulan Bintang (PBB).

Baca Juga

Back to top button