Presiden Korsel Murka Terhadap Korut atas Penembakan Warganya Secara Membabi Buta

Abadikini.com, SEOUL – Presiden Korea Selatan (Korsel), Moon Jae-in mengatakan, ditembaknya seorang warga sipil Korsel oleh Korea Utara (Korut) adalah sesuatu yang mengejutkan. Moon menuturkan, hal ini tidak bisa dimaafkan.

Mengutip Reuters, Kamis (24/9/2020), Moon memerintahkan militer Korsel untuk memperketat kewaspadaan demi melindungi warganya.

Sementara itu, militer Korsel mengatakan pihaknya telah mengirim pesan kepada Korut melalui perbatasan darat untuk meminta penjelasan, tetapi belum menerima tanggapan apa pun.

“Militer kami mengutuk keras kekejaman seperti itu dan sangat menuntut Korut memberikan penjelasan, dan menghukum mereka yang bertanggung jawab,” Ahn Young-ho, yang bertanggung jawab atas operasi di Kepala Staf Gabungan militer Korsel.

Sebelumnya, kantor berita Yonhap menuturkan, seorang pejabat Korsel berusia 47 tahun yang berafiliasi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan menghilang dari kapal seberat 500 ton pada Senin siang saat bertugas di atas kapal inspeksi di perairan pulau perbatasan Yeonpyeong.

Militer Korsel kemudian mengatakan bahwa pihak Korut menemukan pria itu di perairannya dan melakukan tindakan brutal dengan menembaknya dan membakar jasadnya.

Ini adalah pertama kalinya sejak Juli 2008 seorang warga sipil Korsel ditembak mati di Korut. Pada saat itu, Park Wang-ja ditembak dan dibunuh di resor pegunungan Kumgang di Utara saat berkeliaran di zona terlarang.

Baca Juga

Back to top button