Trending Topik

Bupati dan Wakil Bupati Simeulue Positif Covid-19, Erli Hasim Ajak Masyarakat Patuhi Protokol Kesehatan

Abadikini.com, SIMEULUE – Buapti dan Wakil Bupati Simeulue Provinsi Aceh Erli Hasim dan Afridawati terkonfirmasi postif terpapar virus corona (Covid-19). Informasi tersebut disampaikan Kabag Humas dan protokol Setdakab Simeulue Ali Muhayatsah kepada wartawan, Sabtu (19/9/2020).

Menurut Ali, hasil Swab yang keluar hari ini Sabtu 19 September 2020, pukul 16.30 WIB dari Lab Unsyiah Banda Aceh dinyatakan Bupati Simeulue Erli Hasim Positif Covid-19. Sebelum Wakil Bupati juga dinyatakan positif Covid-19.

“Kemaren Wakil Bupati Simeulue Hj Afridawati dinyatakan positif Covid-19. Hari ini hasil swab Bupati Simeulue Erli Hasim dinyatakan Positif Covid-19.
Dengan demikian untuk saat ini kedua pimpinan kabupaten Simeulue positif Covid-19,” ujar Ali.

Meskipun demikian jelas Ali, kondisi kesehatan bupati Simeulue dan Waki Bupati dalam kondisi baik dan tanpa gejala.

“Bapak bupati Simeulue sekarang berada di Banda Aceh dan sedang melaksanakan karantina mandiri. Dan akan dilakukan treking terhadap yg berkontak langsung dengan bapak bupati Simeulue,” jelasnya.

“Bapak bupati berharap mohon do’a dari masyarakat kabupaten Simeulue agar diberikan kesehatan dan kesembuhan,” imbuhnya.

Dengan hasil positif Covid-19 Bupati Simeulue telah menambah daftar positif Covid-19 di kabupaten Simeulue dari sebelumnya 78 orang menjadi 79 orang.

Sementara itu Bupati Simeulue Erli Hasim mengimbau kepada masyarakat agar terus mantaati protokol kesehatan agar terhindar dari wabah covid-19.

“Saya mengajak kepada seluruh masyarakat Simeulue untuk selalu mematuhi protokol kesehatan sehingga tidak terlalu banyak masyarakat terpapar Covid-19 terutama di Kabupaten Simeulue yang memang daerah kepulauan,” ujar Erli Hasim seperti dikutip dari video pendek yang diterima Abadikini.com Sabtu.

Untuk itu dia mengimbau kepada masyarakat agar terus selalu mamakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak serta hindari keramaian.

Sebab menurut dia, pemerintah tidak akan sanggup mengatasi wabah penyakit Covid-19 ini dengan sendiri, karena harus juga dibarangi dengan partisipasi dari masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan.

“Pemerintah tidak akan sanggup mengatasi persoalan ini tanpa ada kesadaran dari masyarakat, tanpa ada kebersamaan dari kita semua untuk menjaga agar dapat memutus mata rantai penularan Covid-19 di tengah-tengah masyarakat, “tegasnya.

Simak Video Lengkap dibawah ini : 

Baca Juga

Back to top button