Trending Topik

Presiden Jokowi: Mari Berdoa Agar Allah SWT Segera Mengangkat Wabah Covid-19 dari Bumi Indonesia

Abadikini.com, JAKARTA – Satu minggu belakangan ini kasus positif di Indonesia kembali tinggi dalam kasus harian yang rata-rata diatas 3000 kasus, bahkan hari ini terjadi penambahan sebanyak 3.891 orang pada, Jumat (18/9/2020).

Terkait dengan hal itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan dalam situasi pandemi ini yang menguji ketangguhan kita sebagai sebuah bangsa, kita harus satu barisan, satu frekuensi, satu semangat.

“Karena kita perlu kerja keras dan berikhtiar dengan sungguh-sungguh, baik ikhtiar zahir maupun batin,” kata Presiden Jokowi seperti dikutip dari Instagramnya, Jumat (18/9) malam.

Jokowi menjelaskan, ikhtiar zahir berupa menjaga pola hidup bersih dan sehat, mengikuti protokol kesehatan dengan mengenakan masker, menjaga jarak, dan rajin mencuci tangan.

“Selain itu, mengonsumsi makanan sehat dan bergizi hingga olahraga secara teratur,” jelasnya.

Lanjut Jokowi, adapun ikhtiar batin adalah memperbanyak dzikir, istighfar, dan taubat kepada Allah, memperbanyak infak dan sedekah terutama saat ini, ketika banyak saudara kita yang kehilangan pekerjaan, banyak yang memerlukan bantuan.

“Mari berharap dan berdoa agar Allah SWT segera mengangkat wabah Covid-19 dari bumi Indonesia, sekaligus menyelamatkan bangsa dan negara serta menjadikan Indonesia menjadi bangsa yang maju di bawah ampunan dan ridaNya,” harap Jokowi.

Sementara itu, jumlah kasus positif Corona atau Covid-19 di Indonesia mengalami penambahan sebanyak 3.891 orang pada Jumat (18/9).

Dengan begitu, maka total akumulatif 23.6519 orang sudah dinyatakan positif terinfeksi virus Covid-19. Lalu, untuk jumlah kasus sembuh pada hari ini ada 4.088 orang.

Sedangkan jumlah kumulatif yang dinyatakan sembuh sebanyak 170.774 orang. Kemudian, untuk pasien meninggal pada hari ini berjumlah 114 orang dan total akumulatif ada 9.336 orang.

Berdasarkan data dari Kementrian Kesehatan (Kemenkes) Provinsi DKI Jakarta mencatatkan penambahan kasus tertinggi terkait infeksi Covid-19 di Indonesia.

Baca Juga

Back to top button