Trending Topik

Nah Loh, Komnas Perempuan Sebut Ajakan ‘Sekamar’ Cawawalkot Depok PKS ke Afifah PDIP Jelas Pelecehan Seksual

Abadikini.com, JAKARTA – Komnas Perempuan menanggapi soal dugaan pelehan seksual secara verbal yang dilakukan calon wakil wali kota dari PKS, Imam Budi Hartono kepada calon wakil wali kota Depok dari PDIP Afifah Alia dengan ucapan “sekamar sama saya saja”.

Komisioner Komnas Perempuan, Theresia Iswarini menilai bahwa ucapan kader PKS Imam Budi Hartono “sekamar sama saya saja” itu adalah jelas pelecehan seksual.

“Apa yang dialami oleh Bu Afifah ini adalah pelecehan seksual ya dan perlakuan seksis terhadap perempuan,” kata Theresia lewat keteranganya yang diterima, Sabtu (11/9/2020).

Lanjut Theresia menjelaskan, alasan mengapa yang dialami Afifah sebagai pelecehan seksual. Kerena Theresia beralasan pernyataan Imam yang diusung PKS merendahkan Afifah yang merupakan calon wakil walikota dari kaum perempuan.

“Pernyataan “sekamar sama saya saja” dan perilaku menertawakan itu adalah pernyataan dan aksi yang tidak pantas disampaikan kepada seorang calon perempuan karena merendahkan; melihat perempuan sebagai sekedar obyek candaan dan seksual semata,” ujarnya.

Menurut Theresia ada dugaan ucapan Imam Budi Hartono terkait kontestasi politik yang sedang berlangsung di Depok. Dia meminta para calon tak menggunakan cara-cara yang merendahkan lawan politik.

“Hal ini diduga terkait dengan kontestasi politik yang sedang berlangsung dan karenanya kami minta untuk para politisi menahan diri untuk tidak menggunakan cara-cara yang seksis dalam pertarungan politiknya,” ucapnya.

“Komnas Perempuan mengingatkan para politisi untuk tidak menggunakan cara-cara merendahkan masing-masing ‘lawan politik’ baik seksualitasnya, tubuh, identitas perempuannya; politisi harus menjaga proses pilkada memberikan rasa nyaman kepada semua orang terutama untuk politisi perempuan karena setiap parpol sebenarnya berkepentingan agar kuota 30% perempuan terpenuhi,” imbuhnya.

Sebelumnya, Bakal calon wakil wali kota Depok yang juga kader PDI Perjuangan, Afifah Alia mengaku mendapat pelecehan seksual secara verbal yang dilakukan kader PKS Imam Budi Hartono yang juga wakil wali kota berpasangan dengan Wali Kota petahana Mohamamd Idris.

Afifah menceritakan peristiwa tak mengenakkan itu terjadi saat dia menjalani pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung pada Selasa (8/9/2020) lalu.

Peristiwa pelecehan seksual itu diduga terjadi saat dibagikan kamar untuk tiap peserta melakukan tes kesehatan.

“Kamar kandidat pilkada Depok bersebelahan, saat petugas RS menginformasikan kamar saya, tiba-tiba Pak Imam Budi melontarkan ujaran ‘sekamar sama saya saja bu Afifah’,” kata Afifah lewat rilisnya kepada media, Kamis (10/9/2020).

Menurut Afifah, saat celetukan itu dilontarkan, Mohamamd Idris yang merupakan pasangan Imam pun tertawa sambil jarinya menunjuk pada Imam. Ia yang mendengar hal itu pun merasa kesal karena merasa dilecehkan. Hanya saja dia memilih diam kala itu.

“Saya sedang mempersiapkan diri untuk pemeriksaan kesehatan yang berlangsung selama dua hari. Tidak ada tim yang mendampingi saya karena peraturan mengharuskan masing-masing paslon tidak didampingi,” ujarnya.

Baca Juga

Back to top button