Ketua DPRD DKI ke Anies: Hati – Hati Dalam Membuat Statement!

Abadikini.com, JAKARTA- DPRD DKI Jakarta mengingatkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan agar lebih berhati-hati mengekuarkan statement atau penyataan terkait PSBB total yang diterapkan di ibu kota. Sebab, pasca pengumuman PSBB total, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merosot lima persen.

Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi tidak ingin peristiwa merosotnya IHSG kembali terulang. Untuk itu, dia meminta orang nomor satu di DKI Jakarta itu berhati-hati memberi pernyataan PSBB total yang akan diterapkan pada Senin (14/9/2020).

“Harus lebih hati hati membuat statement yang bisa membuat IHSG anjlok,” kata Pras kepada wartawan seperti dikutip dari okezone, Jumat (11/9/2020).

Selain itu, Politikus PDI Perjuangan ini juga meminta Gubernur Anies mengawasi ketat wilayah-wilayah yang masuk zona merah Covid-19 saat PSBB nanti. Menurutnya, untuk memudahkan pengawasan, Gubernur harus segera memetakan RT sebagai wilayah mikro berstatus zona merah Covid-19.

“Karena memang wilayah di zona merah ini menjadi bahaya kalau tidak dijaga. Sudah lama Jakarta zona merah. Yang terpenting di sini, PSBB mikro dengan pengawasan di RT RT itu,” pungkasnya

Sementara itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria mengatakan, Presiden Joko Widodo menginginkan kesehatan masyarakat menjadi prioritas utama. Sedangkan ekonomi bisa menjadi nomor dua. Artinya PSBB yang diumumkan empat hari sebelum dimulai 14 September mendatang, sudah tepat.

Politikus Gerindra ini mengatakan PSBB adalah upaya pemerintah DKI Jakarta menyelamat warga Jakarta dari incaran wabah mematikan ini. Hal ini kata dia juga mendapat dukungan dari Pemerintah pusat.

“(Keselamatan warga) itu yang menjadi prioritas pemerintah pusat dan pemerintah DKI sangat mendukung,” pungkasnya.

Baca Juga

Back to top button