Puan Maharani Pesan ke Mahasiswa Baru Unesa: “Ojo Pedhot Oyot”

Abadikini.com, SURABAYA – Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menggelar kegiatan Penerimaan Mahasiswa Baru dalam program Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) tahun akademik 2020/2021.

Baca Juga

Menurut Ketua PIC PKKMB Unesa, Bambang Sigit Widodo atau yang dikenal dengan panggil Mas Bram mengatakan, tema yang PKKMB kali ini adalah “Menjadikan Mahasiswa yang Tangguh, Berkarakter, Kreatif, Inovatif, Kolaboratif dan Adaptif Untuk Unesa Satu Langkah di Depan”.

“Materi kegiatan PKKMB meliputi tema: Penguatan Ideologi dan Nasionalisme Generasi Milenial, Politik Hukum dan Pemerintahan Bersih, Menyelamatkan Generasi Milenial dari Sikap Intoleransi, Radikalisme dan Bahaya Narkoba, Tenaga Kerja di Era Revolusi Industri di Era 4.0, Mitigasi Bencana, Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka (MBKM) dan beberapa tema lainnya. Banyak tokoh nasional yang hadir dan salah satunya adalah Ketua DPR RI, Puan Maharani,” ungkap Mas Bram. Senin, (07/9/2020).

Dalam sambutannya, Puan mengatakan bahwa, “Unesa telah mengembangkan pembelajaran Vi-Learning, ini adalah hal yang sangat bagus dalam kondisi pandemi seperti saat ini, namun demikian jangan sampai biaya pulsa yang digunakan, malah melebihi biaya bulanan adik-adik mahasiswa Unesa,” pesannya.

Rektor Unesa, Nurhasan setelah selesai pengukuhan mahasiswa baru mengatakan, “Apa yang disampaikan Mbak Puan tadi dalam sambutannya benar, bahkan sangat benar, jadi jangan sampai dosen Unesa mengajar berbasis online, tapi malah justru membebani mahasiswa.

“Untuk itu jauh-jauh hari, kami telah mempersiapkan model pembelajaran synchronous dan asynchronous yang dilatihkan kepada semua dosen, ingat loh semua dosen, apakah itu pejabat, guru besar atau pun dosen muda.

Kami latih untuk mempersiapkan pembelajaran di semester ini nanti, sehingga tidak selalu online terus, tapi harus diselingi dengan offline, sehingga mahasiswa tidak membebani biaya pulsa mahasiswa,” terang Cak Hasan, sapaan akrabnya.

Puan juga berpesan kepada mahasiswa baru Unesa yang dikatakannya sebagai Gen-Z, bahwa pada saat 100 tahun Indonesia merayakan kemerdekaannya, mahasiswa Unesa yang saat ini, nantinya di tahun 2045 berusia sekitar 43 tahun.

Lanjut Puan, itu adalah usia yang sedang puncak-puncanya pada masa usia produktif, dan tidak menutup kemungkinan akan ada yang menjadi pengusaha, ilmuwan, ahli teknologi, anggota DPR, kepala daerah, Menteri atau pun posisi-posisi di atasnya.

Masih dengan Puan, artinya, 25 tahun lagi adik-adik mahasiswa Unesa yang akan mengambil keputusan-keputusan penting yang akan membentuk Indonesia ketika sudah berusia 1 abad, tegasnya.

Untuk itu, Puan berpesan agar mahasiswa Unesa “Ojo Pedhot Oyot” yang artinya jangan pernah lupa akar, karena akar kita adalah Indonesia, tanah air kita semua, dan Pancasila adalah pemersatu bangsa yang sangat beragam mulai suku, agama, budaya, dan Bahasa.

Karena beragamnya itu, Puan berpesan, agar mahasiswa yang berasal dari luar daerah seperti dari Aceh, Kalimantan, Sulawesi, Papua bisa menjadi mahasiswa dan mahasiswi Unesa, mereka harus disambut dan diterima dengan baik.

Rektor Unesa, Nurhasan menegaskan bahwa, Unesa adalah kampus Pancasila dan kampus Bhineka, mahasiswanya dari ujung barat hingga Papua.

“Pada saat ada permasalahan mahasiswa Papua di Surabaya, mahasiswa Papua di Unesa, kami ajak berkoordinasi dan kita jalin komunikasi yang intensif dengan saudara-saudara kita dari Papua, itu hanya contoh yang telah dilakukan Unesa,” tegasnya.

Rektor Unesa pada kesempatan yang sama juga menyampaikan, ucapan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Ketua DPR RI yang telah memberikan banyak pencerahan bagi mahasiswa baru.

Menurutnya, “Mbak Puan sangat luar biasa, penyampaiannya sangat kontekstual, sehingga durasinya 8 menit tidak terasa sudah habis, jadi perlu ditambahkan lagi atau kapan-kapan untuk bersedia hadir kembali ke Unesa,” ujarnya bersemangat.

Dalam sambutan terakhirnya, Puan mengajak agar seluruh mahasiswa baru Unesa, civitas akademika Unesa, untuk terus mencintai Indonesia, Indonesia menanti karya-karya terbaik dari Unesa.

Menutup sambutannya, Puan mengucapkan, “Selamat datang mahasiswa baru di Universitas Negeri Surabaya, Unesa Untuk Indonesia Maju, Unesa Satu Langkah di Depan,” tutup Puan Maharani.

Baca Juga

Back to top button