Kaderisasi Mesti Regenerasi Pasti

SETIAP masa pasti ada kepemimpinannya dan setiap pemimpin pasti ada masanya. 22 tahun lamanya Partai Bulan Bintang (PBB) Ikut andil dalam Proses Demokrasi di negara ini suka dan duka sudah dilalui oleh semua Pengurus Kader dan Simpatisan PBB

Saya mencoba menganalisa tentang Kaderisasi di dalam Partai yang saya cintai ini memang terputus atau bahkan mati dalam hal Kaderisasi.Manis asam dalam pergerakan sudah menjadi dinamika dalam perjalanan pergerakan. Di organisasi manapun tentu akan mengalami hal seperti itu. Adanya dinamika dalam tubuh organisasi menjadikan pendewasaan dalam perjalanan pergerakan. Suka dan duka dalam pergerakan sebagai pemanis pergerakan bahwa pada masa tersebut adanya sejarah yang telah di torehkan. Tentu menjadi piihan bagi kader Partai, apakah menjadi pembuat sejarah atau hanya menjadi penikmat sejarah.

Partai Bulan Bintang sebagai wadah Perjuangan Politik Umat Islam, tentu memiliki visi dan misi, yaitu menjadikan Islam sebagai Sumber dalam Berbangsa dan Bernegara. Menjadikan Islam yang sebenar-benarnya tentu tidak mudah atau langsung instan semudah membalikkan telapak tangan. Menjadikan Islam yang sebenar-benarnya di mulai secara perlahan dan terus menerus. Menyentuh hati kader dengan pergerakan nyata adalah salah satu contohnya, seperti kader yang sudah paham berpakaian yang benar sesuai syariat Islam mencontohkan kepada kader-kader baru atau pun yang sudah lama aktiv di Partai ini Terus-menerus dan menasihati bil lisan hingga tulisan merupakan metode dakwah mewujudkan misi visi yang sama dengan Visi Misi slam yang sebenarnya sesuai Alquran dan As Sunnah.

Hal ini yang semestinya dipahami benar oleh kader Partai baik itu tingkat DPP sampai Ranting (Desa). Sehingga ketika memutuskan bergabung dalam Partai Bulan Bintang, berarti siap dengan segala tantangan yang dihadapinya. Pertanyaannya adalah apa yang harus dilakukan Kader untuk menghadapi tantangan dalam berjuang melalui PBB?

Pertama, seorang kader harus meluruskan niatnya hanyalah satu untuk Allah dan karena Allah. Sehingga apapun yang dihadapi akan selalu menyandarkannya kepada Allah SWT dan Berjuang di Partai adalah bagian dari ibadah, penghambaan sesuai surah Adz-Dzariyat ayat 56

Kedua, seorang kader harus paham bahwa ketika menjadi Pengurus atau Kader berarti siap dengan segala suka dan duka, asam dan manis selama Bernaung di Bulan Bintang.Tidak hilang dan pergi hanya berkutat daerah perasaan belaka.

Ketiga, seorang kader harus paham bahwa berjuang bersama Bulan Bintang adalah untuk ibadah, mengapa? Karena dalam Partai Bulan Bintang sarat visi misi yaitu Izzul Islam Wal Muslimin

Keempat, seorang kader harus paham bahwa ketika memutuskan untuk bergabung, berarti siap komitmen, dan ketika komitmen, berarti siap mencintai Ikatan Bulan Bintang, sehingga bagaimanapun tantangan yang di hadapi terus berjuang bersama tidak akan pergi atau hilang karena urusan perasaan, karena ketika sudah cinta akan selalu memaafkan dan selalu ber positive thingking kepada sesama kader dan simpatisan

Kelima, seorang kader juga harus paham berjuang bersama PBB berarti siap ntuk menorehkan sejarah dengan karya-karya nyata untuk kemajuan agama hingga bangsa. Belum sempurna berjuang bersama PBB ketika belum menorehkan karya Nyata.

Barangkali, lima poin di atas cukup untuk menjawab hal-hal yang harus dilakkan seorang kader agar menjadi kader yang sebenarnya yang tahan banting walau iklim zaman yang selalu berubah, ia tetap kokoh berdiri dengan tujuan satu, berjuang di PBB karena Allah dan ibadah.

Harapannya kedepan untuk kepemimpinan selanjutnya dari penulis yang juga kader Bulan Bintang Bandung Barat adalah, bukan waktunya lagi sikut-sikutan masalah internal Partai, visi misi besar Partai Bulan Bintang kedepan adalah mengembangkan dan memajukan Partai dengan prestasi-prestasi hebat dan bisa memberikan Solusi yang Bermanfaat untuk Rakyat khususnya Umat Islam.Akhir kata, Billahi fii sabilil haq, fastabiqul khoirot
Wassalamualaikum wr.wb

Oleh : Lutfi Nurwahid
Wakil Sekretaris DPC PBB Kab Bandung Barat

Baca Juga

Back to top button