Sebelum Gelar di Indonesia, 9 Tersangka Pesta Gay Belajar di Thailand Dulu

Abadikini.com, JAKARTA – Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus mengatakan, penyelenggara pesta gay di Setiabudi, Kuningan Jakarta Selatan sudah beberapa kali menggelar pesta asusila. Bahkan, komunitas gay itu sudah terbentuk sejak tahun 2018 lalu.

Kata Yusri, penyelenggara, khususnya tersangka TRF belajar mengadakan pesta gay dari Thailand. Dia lantas membuat sebuah komunitas khusus gay melalui grup WhatsApp dan Instagram sejak tahun 2018 lalu.

“Di pimpin oleh TRF, mereka mendirikan komunitas di medsos sejak Februari 2018 lalu. Selama ini, mereka sudah enam kali melakukan kegiatan cabul (pesta gay) di tempat berbeda-beda,” kata Yusri kepada wartawan, Kamis (3/9/2020).

Menurutnya, pesta gay itu dilakukan dengan modus, promosi, dan bayaran yang hampir serupa sebagaimana yang digelar di Setiabudi, Jakarta Selatan. Bahkan, permainan atau game dalam pesta gay itu pun serupa, mulai dari oral seks hingga seks bebas, hanya jumlah pesertanya yang berbeda-beda.

“Saya tak bisa sebutkan secara rinci, tapi tempatnya biasanya di hotel atau apartemen di Jakarta semua, lalu ditarik bayaran. Rata-rata mereka usianya 20-40 tahun dan mereka bukan mencari keuntungan, tapi hanya kesenangan,” tuturnya.

Seperti diketahui, pesta seks sesama jenis yang digerebek jajaran Polda Metro Jaya pada Sabtu (29/8) menyita perhatian publik. Hasil pemeriksaan polisi diketahui pesta seks tersebut merupakan acara yang dilakukan oleh sebuah komunitas gay yang bernama ‘Hot Space’ dan telah berdiri sejak 2018.

Dalam melakukan aksinya, komunitas tersebut mengundang para peserta lewat grup WhatsApp dan Instagram. Pesta seks digelar di sebuah apartemen kawasan Kuningan Jaksel, di mana para penyelenggara menggunakan modus merayakan Kemerdekaan Republik Indonesia untuk menutupi acara tersebut.

Hingga kini, polisi telah menetapkan 9 tersangka dari kasus tersebut. Polisi menetapkan 9 orang tersebut sebagai tersangka setelah terbukti berperan sebagai penyelenggara dalam pesta seks tersebut.

Baca Juga

Back to top button