Ini Alasan Kenapa Ning Lia Kandidat Eksternal PDIP Ter-Ideal di Pilwali Surabaya

Abadikini.com, SURABAYA – Tertundanya rekom Pilkada kota Surabaya yang sampai saat ini belum turun, membuat publik penasaran dan menantikan siapa yang akan direkom oleh PDIP sebagai pasangan pasca Risma-WSB?

Dari kalangan internal PDIP, yaitu Sekretaris sekaligus Plt. Ketua PAC PDIP Kecamatan Wiyung, M. Kinaryo, menjelaskan sikapnya.

“Banyak sekali warga, terutama simpatisan PDIP, yang menginginkan unsur eksternal dalam Pilwali Surabaya adalah unsur millenial. Kalau dari unsur gender, semisal calon walikota adalah laki-laki, maka wakilnya harus perempuan.

Di kertas suara jelas beda auranya. Aura kemenangan sudah sangat kuat, kalau beda gender. Dan, unsur tak kalah penting adalah sosok yang semrawung, merakyat, juga Nahdliyyin”, bebernya pada rilisnya, Sabtu (29/8/2020).

Tokoh masyarakat yang juga termasuk Koordinator Dapil V Surabaya ini bahkan terang-terangan menyebut sosok yang tepat.

“Kalau harus sebut nama, jika internal laki-laki, maka eksternal adalah Lia Istifhama / Ning Lia. Sangat jelas alasannya, putri kiai besar, yaitu almarhum KH Masykur Hasyim.

Wong asli Suroboyo, yaitu Wonocolo. Dan orangnya jelas merakyat karena terbukti memiliki basis massa relawan yang sangat solid dan kuat.

Apalagi, Ning Lia ini yang konsisten hanya mengikuti penjaringan lewat PDIP, yaitu sebagai posisi calon wakil walikota. Orangnya kelihatan sangat teguh pendirian, gak mudah tergoda reno-reno. Mungkin karena sifatnya yang tidak ambisius.

Namun, kami yakin Ning Lia ini sosok siap kerja dan tegas. Oleh sebab itu, kami dalam waktu dekat akan mendeklarasikan bahwa kami tetap mendukung Doktor Lia.

Bahkan, dapat tidak rekom, saya kira nama Ning Lia akan tetap mengakar di masyarakat dan jelas, posisinya tetap memiliki pengaruh dalam kemenangan pilkada Surabaya. Apalagi harus diingat, Ning Lia ini sudah Doktor dan dikenal cerdas pemikirannya,” ungkapnya.

Secara terpisah, Ning Lia ketika ditanya kans rekom PDIP, menjawab singkat.

“Siapapun tahu, jika itu kewenangan Ibu Megawati selaku Ketua Umum PDIP. Dan beliau beserta para jajaran fungsionaris PDIP pasti memiliki banyak pertimbangan untuk yang terbaik bagi Surabaya,” ujarnya.

Baca Juga

Back to top button