Kasus Ayah Habisi Nyawa 2 Anak Kandungan di Flotim, Pelaku Bisa Dijerat Hukuman Mati

Abadikini.com, KUPANG – Pria bernama Andreas Pati Jumat (25) diduga telah membunuh dua anak kandungnya, masing-masing YBO (3) dan ABD (2) di Desa Balaweling Noten, Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur (Flotim), Nusa Tenggara Timur (NTT).

Polisi masih terus mendalami kasus pembunuhan sadis yang dilakukan Andreas Pati Jumat, 25, terhadap dua anak kandungnya yang masih balita.

“Ancaman hukuman bagi pelaku adalah hukuman mati atau seumur hidup atau paling lama dua puluh tahun penjara,” kata Kepala Satuan Reskrim Polres Flores Timur, Iptu I Wayan Pasek Sujana, dalam keterangan tertulis yang diterima di Kupang, Jumat (7/8).

Melansir Antara, Wayan Pasek menjelaskan, ancaman hukuman ini dikenakan kepada tersangka karena perbuatannya tergolong pembunuhan berencana.

Tersangka dikenakan Pasal 80 Ayat 3 dan 4 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002, tentang Perlindungan Anak subsider pasal 340 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Kedua Korban YBO (3) dan ABD (2). Foto: Istimewa

Selanjutnya, pasal 340 KUHP menegaskan barang siapa yang sengaja dengan rencana terlebih dahulu yang mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang, pertanggungjawabannya adalah hukuman pidana mati atau seumur hidup atau paling lama dua puluh tahun.

“Jadi kita (penyidik Polres Flores Timur, red) kenakan pasal berlapis kepada tersangka karena tergolong pembunuhan berencana,” kata Sujana.

Ia menjelaskan saat ini diduga pelaku sudah kami tahan di Polres Flores Timur untuk menjalani proses hukum atas perbuatannya itu.

Sujana menjelaskan sebelumnya, dalam proses penangkapan pelaku pada Rabu (5/8), aparat keamanan sempat mengalami kesulitan karena pelaku bersembunyi di atas pohon kelapa sekitar 12 jam.

Andreas Patimenolak untuk turun dari pohon sehingga aparat keamanan dibantu warga setempat terpaksa menumbangkan pohon kelapa tersebut untuk mengamankan pelaku, katanya.

Sujana mengatakan pihaknya sudah memeriksa sejumlah saksi dan mengamankan barang bukti seperti pakaian korban dan pisau yang dipakai tersangka untuk membunuh kedua anaknya.

Baca Juga

Back to top button