Sejak Remaja Sudah Jadi Mualaf, Nicolas Anelka: Islam Agama yang Damai

Abadikini.com – Mantan pemain Arsenal, Nicolas Anelka, diketahui sudah memeluk agama Islam sejak usia remaja. Pria berkebangsaan Prancis itu mengakui Islam adalah agama yang damai. Ia juga merasakan hidup yang lebih baik usai menjadi seorang mualaf.

Nicolas Anelka pernah merumput bersama sejumlah klub besar Eropa semasa aktif bermain. Memulai karier bersama Paris Saint-Germain, pria kelahiran Le Chasnay itu lantas hengkang ke Arsenal, Real Madrid, Juventus, Chelsea, Liverpool, dan Manchester City

Terlahir dari imigran Martinique, Nicolas Anelka sudah memegang kewarganegaraan Prancis sejak usia muda. Masa kecil dan remaja yang penuh kenakalan, membuatnya ingin bertobat dan menjadi pribadi yang lebih baik. Pencarian akan jati diri itu membawanya pada agama Islam.

Melansir dari Legit, Nicolas Anelka menjadi mualaf karena pengaruh dari orang-orang terdekatnya. Ia memutuskan memeluk agama Islam pada usia 16 tahun (2004) di Uni Emirat Arab (UEA) dan mengubah namanya menjadi Abdul-Salam Bilal.

“Saya memutuskan memeluk Islam saat masih 16 tahun. Di luar aspek persaudaraan dan pertobatan, saya ingin menjadi pria yang lebih baik. Jauh sebelum mualaf, saya biasa berpuasa saat Ramadan. Itu saya lakukan untuk menghormati teman-teman Muslim,” kata Nicolas Anelka.

“Alasan saya pindah agama adalah Islam ada untuk saya dan merasakan kedekatan dengan Allah dan itu menerangi hidup saya. Saya memiliki keyakinan dalam hati, bahwa Islam sejatinya adalah agama saya. Saya senang menjadi seorang Muslim. Agama Islam, agama yang damai,” imbuhnya.

Ia kini memang sudah pensiun. Nicola Anelka gantung sepatu pada 2015 dengan terakhir membela klub Liga India, Mumbai City FC. Pria yang kini berusia 41 tahun itu tengah disibukkan jabatan sebagai pelatih tim muda Lille yang diemban sejak 2018.

Sumber Berita
Okezone
Topik Berita
Back to top button
Close