Fadli Zon Curhat ke Refly Harun Dulu Pernah Sekarat Hampir Meninggal

Abadikini.com, JAKARTA – Waketum Partai Gerindra Fadli Zon mencurahkan isi hatinya terkait pengalaman hidupnya dalam pergaulannya bersama teman-temannya tempo dulu. Menurutnya banyak orang yang suka dan tidak suka terhadapnya.

“Itu pertanyaan yang menurut saya bukan pertanyaan yang terlalu berat ya, karena hidup itu menurut saya itu satu paket. Ada yang suka, ada yang tidak, suka ada benci, ada rindu, ada luka, ada dendam,” kata Fadli Zon seperti dikutip dari Channel Youtube Refly Harun, seperti dilihat Abadikini.com, Senin (6/7/2020).

Anak buah Prabowo Subianto itu bercerita bagaimana kerasnya suatu kehidupan, mulai disukai dan tidak. Baginya sesuatu tersebut merupakan dinamika kehidupan.

“Kita itu juga ada yang suka, ada yang tidak suka, dulu dikatakan jujur kemudian begitu menerima wahyu dikatakan gila. Bahkan tidak hanya itu, kan ditimpuk kotoran batu dan sebagainya, jadi saya kira itu hidup itu satu paket bagian dari hidup,” kata Fadli Zon.

Fadli Zon kemudian menceritakan pengalaman hidupnya. Dia mengatakan pernah tiga kali mengalami  kritis.

Pria asal Minang itu teringat saat pernah sekarat hampir meninggal dikala usianya masih terbilang muda pada saat itu. Menurutnya kehidupan itu sebuah hadiah yang diberikan kepada Tuhan kepada hambanya.

“Aku udah tiga kali waktu itu dari kecil sudah mau mati, udah mau meninggal. Tabrakan dua kali ya, kemudian terkena demam berdarah 20 tahun lalu udah hampir tidak sadar itu pernah, saya malah pernah koma, jadi bagi saya hidup itu ada sebuah hadiah. Setiap hari itu kita bangun, tidur tuh, hadiah anugerah,” Fadli Zon menambahkan.

Atas pengalamannya tersebut membuat Fadli Zon lebih belajar banyak antara orang yang menyukainya dan membencinya dalam kehidupan sehari-hari.

“Jadi bagi saya si kecil itu soal bully-bullyan, soalnya nggak pentinglah siapa yang mencinta siapa yang tidak suka itu, bagi saya penting kita jalani hidup sesuai dengan prinsip kita dan selama menurut kita benar kita perjuangkan semampu kita,” kata dia.

Meski saat ini banyak orang yang sangat begitu membencinya Fadli Zon tak peduli, baginya kehidupan manusia itu sangatlah dinamis.

“Jadi saya tidak terlalu peduli ya, tentu saja lebih banyak yang menyukai, tapi kalau ada yang tidak suka wajar, malah aneh gitu kalau ada seseorang 100 persen disukai oleh semua orang. Pemimpin-pemimpin dunia pun tidak ada lho,” katanya.

Topik Berita

Baca Juga

Back to top button
Close