Ini Sosok Politisi Pasutri Beda Parpol di Kutai Timur yang Ditangkap KPK Malam Jumat

Abadikini.com, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) kepada dua orang politisi pasangan suami istri (pasutri) asal Kutai Timur di Jakarta, Kamis (2/7/2020) malam Jumat.

Pasutri itu adalah Ismunandar Bupati Kutai Timur yang juga politisi Partai Dasdem dan Istrinya Ence UR Firgasih Ketua DPRD Kutai Timur Ence UR, sekaligus politsi Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Selain pasangan suami istri itu, tim penindakan KPK juga mencokok Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kutai Timur, Edward Azran. Sementara identitas pihak lainnya yang turut ditangkap belum diketahui.

“Untuk beberapa pihak yang diamankan di Jakarta saat ini sudah berada di gedung KPK sebanyak tujuh orang. Sedangkan pihak-pihak yang diamankan di Kutim (Kutai Timur) dan Samarinda sebanyak delapan orang,” kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri kepada wartawan, Jumat (3/7/2020).

Ali menyatakan Ismunandar dan 14 orang lainnya kini tengah menjalani pemeriksaan intensif. Tujuh orang diperiksa di Gedung KPK, Jakarta. Sementara delapan orang lainnya diperiksa di Polresta Samarinda dan akan dibawa ke Jakarta siang ini.

“Mengenai jumlah barang bukti uang saat ini juga masih dihitung. Perkembangan berikutnya nanti kami sampaikan lebih lanjut,” pungkas dia.

Diketahui, Bupati Kutai Timur Ismunandar yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Kamis (2/7) malam, tercatat memiliki harta kekayaan Rp3,1 miliar.

Dikutip dari situs elhkpn.kpk.go.id, Ismunandar terakhir menyampaikan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) pada 17 Maret 2020.

Kekayaan Ismunandar terdiri dari 14 tanah dan bangunan senilai Rp2,9 miliar yang tersebar di Kutai Timur dan Kota Samarinda.

Selain tanah dan bangunan, Ismunandar melaporkan harta kekayaan berupa mobil Suzuki SB416 tahun 1997 senilai Rp40 juta. Ia juga tercatat memiliki harta bergerak sebesar Rp43 juta serta kas dan setara kas Rp131 juta.

Sementara itu tak ditemukan LHKPN atas nama istrinya, Encek UR Firgasih yang juga Ketua DPRD Kutai Timur.

KPK diketahui menangkap Ismunandar bersama Encek dan Kepala Bappeda Kutai Timur Edward Azran di sebuah hotel di Jakarta. Belum jelas dugaan perkara yang menjerat Ismunandar.

Namun, menurut Ketua KPK Firli Bahuri, penangkapan itu terkait dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa.

Topik Berita

Baca Juga

Berita Terkait
Close
Back to top button
Close