Kabar Duka dari Dubai, Pendiri Bank Syariah Pertama Dunia Wafat

Abadikini.com, DUBAI – Saeed Bin Ahmed Al Lootah dikabarkan wafat di usia 97 tahun, Ahad (28/6/2020), di Dubai. Saeed bin Ahmed Al Lootah merupakan pengusaha asal Uni Emirat Arab (UEA). Almarhum juga merupakan pendiri bank syariah pertama di dunia yakni Dubai Islamic Bank.

Wakil Presiden dan Perdana Menteri Uni Emirat Arab, Sheikh Mohammed Bin Rashid Al Maktoum, menyampaikan belasungkawa kepada keluarga Lootah atas kematian Saeed Ahmed Al Lootah. Sheikh Mohammed mengungkapkan kesedihannya yang mendalam dan penghiburan kepada keluarga atas berita duka tersebut.

“Haji Saeed Ahmed Al Lootah. Pedagang yang memulai usahanya dari nol. Dia mendirikan bank Islam pertama di dunia, dan dia pedagang yang memiliki jejak dalam perekonomian Dubai,” kata Sheikh Mohammed seperti dikutip dalam akun Twitternya, Jakarta, Selasa (30/6/2020).

“Semoga Allah merahmati jiwanya dan memberikan kekuatan, kesabaran bagi keluarga yang ditinggalkan,” sambungnya.

Dikutip Gulf Today, Saeed Bin Ahmed Al Lootah lahir di Dubai pada tahun 1923, dari keluarga yang tertarik pada pengetahuan, perdagangan, dan bisnis. Saeed Bin Ahmed Al Lootah adalah seorang pebisnis yang berkembang dari menjadi pelaut dan pedagang, pada masa-masa awalnya, menjadi tutor, penulis, ekonom, bankir, wirausahawan, pengusaha, dan pemimpin komunitas visioner.

Semangat Saeed untuk hidup dan ketaatan pada nilai-nilai pendidikan, kerja sama dan ekonomi, mendorong keinginan tanpa akhir untuk ‘membuat segalanya lebih baik’ dengan memberdayakan orang untuk unggul dalam segala hal yang mereka lakukan.

Saeed Lootah pernah mengatakan bahwa bisnis ada secara fundamental untuk melayani orang. Saeed Lootah meletakkan pondasi SS Lootah Contracting Company sebagai perusahaan patungan dengan saudaranya Sultan pada tahun 1956.

Dengan nilai-nilai pendidikan, kerja sama, dan ekonomi yang bertahan lama sebagai dasar dari pekerjaannya, Saeed Bin Ahmed Al Lootah memulai sejumlah bisnis, serta usaha pendidikan dan penelitian nirlaba, dengan tujuan untuk melayani masyarakat Uni Emirat Arab.

Topik Berita

Baca Juga

Berita Terkait
Close
Back to top button
Close