BW Ingatkan kepada Masyarakat Bansos Merupakan Senjata Petahana di Pilkada Serentak 2020

Abadikini.com, PADANG – Mantan Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengingatkan akan adanya politisasi suap berupa bansos oleh petahana yang akan maju lagi di Pilkada Serentak 2020.

BW mengatakan sangat terbuka lebar sebagian besar yang maju di Pilkada Serentak 2020 ialah petahana menggunakan momen Covid-19 seperti ini untuk meraup dukungan masyarakat.

“Hampir sebagian besar petahana yang akan maju di Pilkada Serentak 2020 memanfaatkan pandemi COVID-19 sebagai sarana membangun citra,” kata BW ini di Padang, seperti dikutip Abadikini.com dari Antara, Jumat (26/6/2020).

Hal tersebut BW sampaikan saat menjadi narasumber dalam webinar dengan tema Strategi Praktis Menghadapi Pilkada: Persiapan, Pelaksanaan dan Sengketa digelar oleh Kantor Hukum Miko Kamal & Associates.

BW berujar, mengacu data Bawaslu dari 270 kepala daerah yang ada, sebanyak 200 orang atau tiga per empat akan maju lagi di Pilkada 2020 dan hampir sebagian besar memanfaatkan pandemi ini.

Menurut BW, dengan melihat sebagian tim sukses calon kepala daerah sudah mulai bergerak, dan saat Ini yang perlu diwaspadai adalah jangan sampai bansos COVID-19 dipolitisasi oleh petahana untuk pilkada.

Mantan Pengacara Prabowo-Sandi di pilpres 2019 itu mengingatkan, dalam penyebaran bansos tidak boleh mencantumkan nama kepala daerah dan harus disebutkan bantuan tersebut berasal dari pemerintah.

“Harus hati-hati jangan sampai salah langkah karena ketika ada bansos itu bisa dipolitisasi dan juga ada politik kepentingan di sana,” ujarnya.

Menurut BW masyarakat harus waspada bansos berbentuk politisasi disaat Pilkada Serentak 2020 nanti.

“Karena belum ada aturan soal kampanye saat ini, tentu saja kandidat akan kesulitan melaksanakan kampanye terbuka, solusinya adalah menggunakan media sosial,” kata BW.

Disaat Pandemi seperti ini, kata BW aturan mengenai kampanye terbuka belum ada, jadi menurut praktisi hukum itu kampanye lewat media sosial merupakan cara yang efektif.

Topik Berita

Baca Juga

Back to top button
Close