Kelompok ADF Tewaskan Satu Pasukan TNI Penjaga Perdamaian asal Indonesia

Abadikini.com, NEW YORK – Satu pasukan TNI penjaga perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa di Republik Demokratik Kongo (MONUSCO) gugur dalam menjalankan tugasnya, satu lainnya mengalami luka.

Serangan tersebut dilakukan oleh kelompok Pasukan Aliansi Demokratik (ADF) di dekat kota Beni, pada saat sedang melakukan patroli.

Atas tindakan penyerangan kelompok ADF tersebut Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) diwakili oleh Leila Zerrougui mengecam keras lewat tweetnya mengatakan bahwa tentara yang menjadi korban itu sedang terlibat dalam proyek pembangunan jembatan di wilayah Hululu.

“Ini pengorbanan para ‘helm biru’ pria dan wanita yang mempertaruhkan nyawa setiap hari jauh dari rumah, untuk melindungi warga sipil dan memulihkan stabilitas di Kongo,” ungkap Zerrougui.

Tak hanya Zerrougui, Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengatakan turut berbela sungkawa atas penyerangan tersebut. Guterres meminta siapa yang ikut terlibat untuk diseret ke pengadilan.

“Segera bawa mereka yang bertanggung jawab ke pengadilan,” tegas Guterres.

“PBB akan terus mendukung Pemerintahan Kongo dan rakyatnya dalam upaya menciptakan perdamaian dan stabilitas di timur negara itu,” tambah Guterres.

Seperti diketahui, pasukan ADF telah menewaskan 15 tentara PBB di pangkalannya dekat perbatasan Uganda pada Desember 2017, 14 dari Tanzania dan tujuh orang dalam serangan pada Desember.

Topik Berita

Baca Juga

Back to top button
Close