DPRD DKI Minta Pemprov Tarik Uang Commitment Fee Formula E Rp560 miliar untuk Covid-19

Abadikini.com, JAKARTA – Komisi E DPRD DKI Jakarta meminta Pemprov DKI Jakarta untuk menarik kembali uang commitment fee sebesar Rp 560 miliar dengan organisasi otomobil internasional (FIA) untuk penyelenggaraan Formula E.

Menurut Komisi E DPRD DKI Jakarta Pemprov harus lakukan perundingan kembali atas perjanjian kerjasama itu agar uangnya bisa digunakan untuk kebutuhan penanganan virus corona (Covid-19).

“Secara logika itu ada yang namanya force majeur (peristiwa besar), dan ini force majeur tidak hanya di Indonesia saja tapi seluruh dunia juga dilakukan Force majeur dengan Covid-19. Tentunya pasal-pasal Force majeur itulah yang bisa kita masuk untuk menarik uang (Commitment Fee) itu kembali,” ujarnya seperti dikutip Abadikini dari laman resmi DPRD DKI, Rabu (17/6/2020).

Menurutnya, Sejauh ini commitment fee yang telah dibayarkan Pemprov DKI kepada FIA untuk penyelenggaraan Formula E sebesar Rp560 miliar atau setara 31 juta Poundsterling.

“Komisi E menilai besaran tersebut bisa sangat membantu penangangan dan pemulihan Covid-19 di Jakarta disaat APBD DKI Jakarta mengalami defisit anggaran,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Operasional PT Jakpro Muhammad Taufiqurrahman mengatakan bahwa pihaknya sejauh ini terus berupaya untuk melakukan negosiasi ulang untuk menarik dana comitment fee bersama penyelenggara Formula E dan FIA. Hanya saja, menurutnya kedua pihak tersebut sejauh ini hanya merelokasi dana tersebut untuk kegiatan tur balapan di musim 2021/2022 yang akan diumumkan dalam waktu dekat.

“Jadi memang sesuai dengan komunikasi negosiasi kita sekarang, memang sudah ada surat resmi dari (FIA) bahwa mereka menunda semua Formula E ini tidak hanya di Indonesia, tapi memang sejak Maret balapan Formula E itu ditiadakan. Mereka sudah setuju bahwa Comitment fee yang sudah dibayarkan tahun ini (2020), ditransfer ke 2021 dan ini sedang dalam proses Formula E bernegosiasi dengan FIA untuk memasukkan jadwal 2021, jadi ini tetap confirm dan dalam satu dua bulan ini akan ada announcement khusus dari Formula E dan FIA,” terangnya.

Sedangkan, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi DKI Jakarta Achmad Firdaus mengatakan bahwa pihaknya akan mempelajari butir-butir pasal yang akan dijadikan sebagai bahan negosiasi kembali dengan para penyelenggara Formula E-Prix. Khususnya, perihal klausul Force Majeur yang akan diambil sebagai alasan penarikan dana Commitment Fee Formula E kepada Pemprov DKI.

“Jadi kami harus melihat dari MoU yang sudah ada antara Jakpro dengan penyelenggara (Formula E-FIA). Apakah peluang itu ada dalam keadaan Force majeur seperti ini, jadi kita hanya kembali dari isi MoU-nya itu tersebut,” tandasnya.

Topik Berita

Baca Juga

Back to top button
Close