Jet Tempur Milik TNI AU Yang Jatuh di Riau Sudah Uzur, Pernah Diusulkan Diganti Tapi…

Abadikini.com, JAKARTA –  Pesawat tempur TNI AU jenis BAE Hawk 209 dengan nomor registrasi TT-0209 jatuh sekitar 5 kilometer (km) dari dari Lanud Rusmin Nuryadin, Pekanbaru, sekitar pukul 08.13 WIB.

Sebuah fakta terungkap bahwa jet tempur milik Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara, jenis BAE Hawk 200 TT 0209H, itu rupanya  sudah uzur. Bahkan pihak TNI AU pernah mengajukan pengganti jet temput buatan Inggris ini.

Menurut laporan Airspace-review.com via viva-militer, Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) terdahulu, Marsekal TNI Yuyu Sutisna, sempat menyatakan niatnya untuk mengganti peran BAE Hawk 200 TT 0209H. Pasalnya, TNI AU sudah menggunakan jet tempur ini sejak 1995, dan sudah berusia 20 tahun.

TNI AU memiliki niatan untuk mengganti BAE Hawk 200 TT 0209H dengan pesawat tempur generasi 4,5 (empat setengah). Sempat dikabarkan, pengganti BAE Hawk 200 TT 0209H ada F-16 Fighting Falcon buatan manufaktur pesawat General Dynamics asal Amerika Serikat (AS).

“Secara bertahap, pesawat Hawak akan kita ganti dengan pesawat baru generasi 4,5 (empat setengah). Sesuai Rencana Strategis dan MEF IV, kami akan remajakan secara bertahap (Hawk 100/200),” ujar KSAU pada 2018 lalu.

Proses penggantian BAE Hawk 200 TT 0209H memang direncanakan akan dimulai tahun ini. Akan tetapi, sejumlah kabar mengenai pengganti jet tempur itu beredar ke permukaan.

Jika berpegang kepada pernyataan KSAU terdahulu, Marsekal TNI Yuyu Sutisna, sejumlah jet tempur generasi 4,5 punya karakter siluman (stealth).

Beberapa jenis jet tempur generasi 4,5 adalah Sukhoi Su-27 (Rusia), Sukhoi Su-35 (Rusia), Shenyang J-11 D (China), Chengdu J-10B, Mikoyan MiG-35 (Rusia), Eurofighter Typhoon (Inggris), Mitsubishi F-2, dan F-16 Fighting Falcon.

Baca Juga

Back to top button