Aduan Kader Terhadap Akun Twitter @JRXSID_Official yang Sebut PKPI Partai Kunyuk Pecundang Mulai Diproses Polisi

Abadikini.com, JAKARTA – Kasus dugaan penghinaan terhadap Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) yang dilakukan akun Twitter Jerinx SID kini mulai diproses Polda Metro Jaya Metro Jaya. Dewan Pakar PKPI, Teddy Gusnaidi mengatakan, dirinya sudah dipanggil dan diperiksa sebagai saksi terkait laporan tersebut.

“Sore kemarin jam 16:00 di Bareskrim, saya dipanggil menjadi saksi atas dilaporkannya akun @JRXSID_Official yang diduga menghina PKPI (Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia).  Saya hadir dan menjawab semua pertanyaan yang diajukan,” kata Teddy melalui keterangannya kepada Abadikini.com, Selasa (9/6/2020).

Teddy menjelaskan bahwa semua fitnah dan caci maki kepada dirinya tidak pernah satupun dia pidanakan sampai saat ini. Tapi menurut Teddy, PKPI sebagai lembaga bukan milik pribadinya, sehingga setiap anggota PKPI yang merasa terganggu dengan cuitan akun @JRXSID_Official, berhak untuk mempolisikan akun ini. Ini bagian dari proses demokrasi yang baik

“Sehingga posisi saya sebagai saksi bukan sebagai pelapor. Walaupun dalam komentar akun @JRXSID_Official diduga ada keterkaitan dengan saya, tapi yang dilaporkan adalah dugaan penghinaan kepada PKPI,” ujar Teddy.

“Ya bagus saja, agar kedepan bisa jadi pembelajaran bagi yang lain,” sambungnya.

Lanjut Teddy menuturkan, saat menjadi saksi di Bareskrim dia di tanya kenapa mengomentari Jerinx? Teddy jelaskan bahwa, Jerinx itu publik figure, ocehannya tentang Virus corona bisa menyesatkan banyak orang.

Sehingga terang Teddy dalam kesaksiannya itu, bilang ke jerinx, kalau dia bernyali, dia suntik saja virus ketubuhnya, gak perlu menantang sana-sini. Itu komentar Teddy ke jerinx

“Statement saya itu yang diduga memicu akun @JRXSID_Official untuk menyerang PKPI secara kasar. Serangan itu yang membuat anggota PKPI bereaksi dan salah satunya melaporkan akun ini ke pihak kepolisian. Saya sendiri sudah tidak bisa akses ke akun tersebut sekarang, karena di lock,” tutur Teddy.

Uniknya terang Teddy, setelah selesai pemeriksaan, pelapor memberitahukan ke dirinya bahwa akun @JRXSID_Official masih bisa dibuka sampai detik ini dan masih tweet pada tanggal 29 dan 30 Mei 2020.

“Wah, padahal saya udah gak bisa melihat karena akunnya di kunci. Ya sudah kita tunggu proses hukum selanjutnya seperti apa, yang pasti diluar dari kasus ini, saya masih mengatakan bahwa jerinx tidak bernyali, karena tidak berani menyuntikkan virus corona ke tubuhnya. Silahkan buktikan kalau virus ini tidak berbahaya,” pungkas Teddy.

Sebelumnya, cuitan @JRXSID_Official membuat politisi PKPI marah. Sebab, akun ini menyebut PKPI adalah Perkumpulan Kunyuk Pecundang Imbesil.

“PKPI: Perkumpulan Kunyuk Pecundang Imbesil. Itulah organisasi tempat Teddy Bear bernaung,” tulisnya.

Di pihak lain, Istri Jerinx SID, Nora Alexandra menyebut akun @JRXSID_Official merupakan akun akun palsu yang mengatasnamakan suaminya.

“Akun palsu ini dari tgl 12/05/2020 sudah saya tegur untuk tak memakai nama JRX, sekarang akibat akun ini ada isu JRX dilaporkan,” tulis Nora melalui Twitter, belum lama ini.

“Yang laporin harus lihat ini dari tgl 13/05/2020 sudah menghimbau akun palsu ini agar tak memakai nama JRX. Terima kasih,” Nora melanjutkan.

Diketahui, Sebelumnya, Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) melaporkan akun Twitter @JRXSID_Official, yang diduga milik Jerinx SID, Jumat (5/6/2020). Akun tersebut dituduh menghina PKPI di Twitter pada 28 Mei 2020.

Kasus ini lahir dari ketegangan antara akun @JRXSID_Official dan akun kader PKPI Teddy Gusnaidi. Berawal dari saling kritik keras, hingga muncul pelesetan nama Teddy dan PKPI. Pemilik akun Twitter @JRXSID_Official menulis Perkumpulan Kunyuk Pecundang Imbesil.

Topik Berita

Baca Juga

Back to top button
Close