Ini Alasan Mendagri Tito Karnavian Tetap Gelar Pilkada Serentak 2020

Abadikini.com, JAKARTA – Sempat ditunda akibat pandemi Covid-19, pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 kemungkinan akan tetap dilaksanakan pada Desember 2020.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menegaskan, Pilkada merupakan satu agenda penting. Sama saja jika kita harus pergi lalu turun hujan, maka kita tetap jalan tapi menggunakan payung.

Terkait penundaan Pilkada, Lanjutnya menjelaskan, alasan pengunduran waktu hanya beda bulan itu karena tak ada yang dapat menjamin kapan berakhirnya pandemik Covid-19.

“Kenapa Pilkada nggak ditunda 2021 saja? Apakah problem Covid-19 pada 2021 ini selesai? Siapa bisa jamin? Nggak ada,” ujar Tito.

“Terus nggak bisa jamin mau kapan, (kalau) mundur 2022 ,siapa yang bisa jamin? Ada waktunya kepala daerah ini berhenti masa jabatannya dan sementara diganti Plt. Plt tidak memiliki kewenangan penuh dan tidak bisa mengandalkan di bawah Plt. Kita perlu kepemimpinan power penuh,” ujar Tito lagi, dalam acara Talkshow yang disiarkan di Channel YouTube Heartline Network, Senin (1/6/2020).

Menurut dia, akan ada aturan dan protokol kesehatan saat pencoblosan di TPS. Para pemilih dan petugas diminta menggunakan masker, diberikan sarung tangan, menjaga jarak, TPS diperbanyak. Kemudian, setiap TPS juga nantinya diminta untuk membuat penjadwalan waktu kedatangan pemilih agar tidak terjadi kerumunan.

“Masyarakat yang akan memilih kemudian diatur jamnya, nomor sekian jam 7-8, jadi nggak semua datang,” katanya.

Topik Berita

Baca Juga

Back to top button
Close